By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Adib Naufal, Mahasiswa PWK USM Juara Nominasi Sayembara Desain Bangunan Gedung Hijau
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Adib Naufal, Mahasiswa PWK USM Juara Nominasi Sayembara Desain Bangunan Gedung Hijau

Last updated: 10 Oktober 2024 08:47 08:47
Jatengdaily.com
Published: 10 Oktober 2024 08:47
Share
Pengumuman kejuaraan diumumkan saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bangunan Gedung Hijau yang berlangsung di Hotel Aruss Semarang pada Selasa (8/10/2024).Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Adib Naufal Anas, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Semarang (USM) menjadi juara nominasi dalam Sayembara Desain Bangunan Gedung Hijau Kantor Kelurahan Bulu Lor Kota Semarang 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang pada Selasa (8/10/2024).

Pengumuman kejuaraan diumumkan saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bangunan Gedung Hijau yang berlangsung di Hotel Aruss Semarang pada Selasa (8/10/2024).

Sayembara yang diikuti mahasiswa dari perguruan tinggi se-Indonesia itu merupakan langkah awal Distaru Kota Semarang dalam mewujudkan pembangunan yang hemat energi, ramah lingkungan, serta berkelanjutan.

Dalam persaingan yang cukup ketat, Distaru Kota Semarang mengambil 7 besar yang kemudian diseleksi kembali untuk mendapatkan juara 1,2, dan 3.

Adib Naufal Anas yang merupakan mahasiswa Prodi PWK USM bersama tiga rekannya dari Universitas Islam Indonesia (UII) yaitu Tommy Sudrajat, Fiorino Piscal Akbar, dan Khafidz Fadhil Zhafran saling berkolaborasi untuk mengikuti sayembara tersebut, dan berakhir menjadi juara nominasi.

”Saya mengikuti sayembara ini karena kebetulan tinggal di Bulu Lor, jadi ingin sekali untuk berkontribusi. Awalnya saya tidak bisa mendaftar karena yang jadi ketua tim harus dari mahasiswa jurusan arsitek, sementara saya dari PWK jadi terhalang itu. Makanya saya ajak teman-teman dari UII untuk ikut bergabung,” kata Adib.

Menurutnya, setiap anggota dalam timnya memiliki tugas masing-masing seperti bagian menganalisis, desain bangunan utama, hingga desain bangunan aula. Sementara Adib memiliki tugas pada bagian RAB atau penghitungan, desain landscape dan animasi.

”Konsep desain kami bernama Bale Hayuning Rakyat yang mencerminkan kedekatan dan keterbukaan kepada rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik USM, Dr. Purwanto, S.T., M.T., mengapresiasi perjuangan dan hasil yang diterima oleh mahasiswanya.

”Saya pribadi dan mewakili Pak Rektor mengucapkan terima kasih sekali kepada Mas Adib yang mewakili USM khususnya prodi PWK. Seperti arahan Pak Rektor bahwa untuk bisa ikut andil dalam lomba green building, namun karena terbentur regulasi terkait dengan prodi arsitek, sedangkan USM belum ada, jadi Mas Adib bergabung dengan tim UII,” ungkapnya.

Purwanto juga mengapresiasi langkah dari Distaru Kota Semarang yang dinilai menarik, ditambah Kota Semarang menjadi salah satu dari 3 kota di Indonesia yang mengaplikasikan green building.

”Saya berharap, ke depan regulasi terkait sayembara ini tidak hanya mahasiswa arsitek, tapi juga jurusan teknik. Kami mendukung setiap program pemerintah yang sifatnya memajukan kreativitas mahasiswa. Jadi tidak hanya berkecimpung dalam kampus tapi juga bagaimana berkreativitas di luar kampus, apalagi membawa nama baik USM, pasti kita dukung,” tambahnya.

Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Mohamad Irwansyah, S.T.,M.T mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa agar jiwa tidak meninggalkan konsep bangunan gedung hijau selalu tertanam ketika membangun sebuah bangunan.

”Sayembara ini melibatkan mahasiswa arsitektur, agar jiwanya itu selalu tertanam, jika membangun sebuah bangunan jangan tinggalkan konsep bangunan gedung hijau,” ungkap Irwansyah.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari USM yang hadir Wakil Dekan I FT USM, Ferry Firmawan, S.T.M.T.,Ph.D., Kajur T. Sipil merangkap Kaprog. S-1 Teknik Sipil USM, Ngudi Hari Crista, S.T., M.T., dan Kajur PWK merangkap Kaprog S-1 PWK USM, Hendrianto Sundaro, S.E., M.T.

Adapun beberapa juri dalam sayembara tersebut yaitu Arsitek dan Praktisi Bangunan Hijau Arsitektur Untar Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Ir. Jatmika Adi Suryabrata, M.Sc.,Ph.D., dan Perekayasa Ahli Madya Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Direktorat Jenderal Cipta Karya PUPR, Dr. Wahyu Sujatmiko, S.T.,M.T.

Selain itu juga dosen Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Dr. Ir. Robert Rianto Widjaja, M.T., Ketua IAI Jawa Tengah, Dr. Sr. Resza Riskiyanto, S.T.,M.T.,IAI., dan Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Mohamad Irwansyah, S.T.,M.T. St

You Might Also Like

Tim PkM USM Beri Pelatihan Kabel Jaringan Fiber Optik ke Siswa SMK Pembangunan Mranggen
Bangun Sinergitas, Alumni PSHPD Untag Semarang Gelar Halalbihalal
Peringati Hari Pendidikan Nasional, PLN Icon Plus Goes To School
Tim PkM USM Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kelurahan Pendrikan Lor
Tekan Pengangguran, Keselarasan Kurikulum SMK dengan Dunia Usaha Dioptimalkan
TAGGED:Adib NaufalJuara Nominasi Sayembara Desain Bangunan Gedung HijauMahasiswa PWK USM
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?