in ,

Ajak Hidup Bersih, KKN UPGRIS Kelompok 105 Bagikan Tempat Sampah

KKN UPGRIS Kelompok 105 mengajak hidup bersih dengan membagikan tempat sampah di Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 105 berinisiatif untuk membagikan tempat sampah yang nantinya dimanfaatkan untuk masyarakat di Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis (29/02/2024).

Sebanyak 12 mahasiswa anggota KKN UPGRIS Kelompok 105 ini melakukan pembagian sedikitnya 15 tempat sampah di tempat umum yang berada di desa Laban, Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal tersebut.

Ketua KKN UPGRIS Kelompok 105, Imam Tantowi mengatakan, sampah atau limbah merupakan salah satu masalah yang biasa ditemui di sekitar kita. Sampah ini mengakibatkan hal yang negatif terhadap lingkungan bahkan juga kesehatan warga setempat. ”Saat ini makin banyak sampah yang dihasilkan dari semua kegiatan manusia,” jelasnya, Senin (4/3/2024).

Oleh karena itu, di dan teman-temannya berinisiatif membuat tong sampah. “Terkait hal tersebut, kami menindaklanjuti dengan membuat tong sampah, dengan memanfaatkan ember bekas sisa tempat cat,” katanya.

Menurut Imam Tantowi, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar meminimalisir sampah yang ada dan untuk menjaga lingkungan di tempat umum agar selalu bersih. Selain itu, untuk memudahkan warga membuang sampah di tempat sampah yang disediakan.

”Tidak dipungkiri, masih ada warga yang membuang sampah sembarangan seperti anak-anak kecil makan permen dan kue di tempat umum. Dengan ada tempat sampah di tempat umum maka anak-anak kecil bisa membuang bungkusnya di tempat sampah yang sudah tersedia di tempat umum tersebut,” jelasnya.

Imam Tantowi juga mengatakan bahwa tempat sampah tersebut  disebar di tempat umum seperti, masjid, mushalla, Tempat Pendidikan Alquran (TPQ), Sekolah Dasar (SD) dan dan balai desa. Sehingga tempat umum tersebut tetap terjaga kebersihannya dan masyarakat desa Laban yang berada di tempat umum tersebut bisa membuang sampah di tempatnya.

Tong sampah yang disebar di tempat umum ini memiliki gambar yang bervariasi karena pembuatan gambar ini melibatkan anak-anak SD di desa Laban. Anak-anak SD juga diajak untuk berkreatif dalam melukis tempat sampah tersebut dengan menggunakan cat yang disediakan oleh KKN 105 UPGRIS Kelompok 105.

”Harapannya dengan melukis di tempat sampah, anak-anak SD tersebut bisa kreatif mengambar apa yang dia inginkan dan menyadarkan bahwa membuang sampah harus di tempatnya. Juga agar lingkungan yang ada disekitar mereka bisa tetap bersih. Kami juga mengajarkan ke anak-anak SD tersebut untuk menjaga lingkungan di sekitarnya. Mereka antusias dan juga senang, serta berjanji ingin menjaga lingkungannya tetap bersih dengan membuang sampah di tempatnya,” jelas Imam Tantowi. she

Written by Jatengdaily.com

Ciptakan Karakter Baik, SMP Negeri 6 Semarang Deklarasikan Sekolah Jujur Sekolah Saya

Ramadhan, Holiday Inn Express Semarang Simpang Lima Tawarkan Beragam Menu