By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Alami Gempa, Masyarakat Bawean Butuh Bantuan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Alami Gempa, Masyarakat Bawean Butuh Bantuan

Last updated: 23 Maret 2024 14:03 14:03
Jatengdaily.com
Published: 23 Maret 2024 14:03
Share
Imbas gempa di Bawean. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Gempa yang terjadi di Tuban, Provinsi Jawa Timur, Jumat dan Sabtu (22 dan 23/3/2024) berimbas pada Pulau Bawean. Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa signifikan. Pertama, yang terajadi pada hari Jumat terjadi pukul 11.22 WIB dengan magnitudo 5,9 yang berjarak 37 kilometer arah Barat Pulau Bawean. Kedua, terjadi pukul 15.52 WIB dengan magnitudo 6,5 yang berjarak 35 kilometer arah Barat Pulau Bawean. Sedangkan hari ini Sabtu gempa terjadi dengan pusat gempa berada 129 km di timur laut Tuban, Jawa Timur.

Guru Besar Fakultas Hukum Unissula, Prof Dr Bahtiyar Efendi yang berasal dari pulau Bawean menyampaikan bahwa gempa telah menyebabkan banyak kerusakan di pulau tersebut. Kerusakanya antara lain fasilitas rumah warga baik kerusakan ringan,kerusakan sedang, dan parah.

“Saya sebagai warga Pulau Bawean merasakan bahwa ini adalah gempa terparah sejak saya lahir tahun1979. Gempa mengakibatkan berbagai kerusakan seperti rumah roboh ringan dan sedang,” ungkapnya, Sabtu (23/2/2024).

Masih menurut Bahtiar masyarakat Pulau Bawean bukan hanya dua kali namun sampai 16 kali mengalami gempa sepanjang Jumat (22/3/2024) kemarin. Hal itulah yang menyebabkan beberapa warga sempat mengungsi ketempat yang lebih tinggi karena khawatir akan ada tsunami.

Musibah tersebut mengundang keprihatinan. “Masyarakat Pulau Bawean membutuhkan bantuan uluran tangan baik dari Pemerintah maupun masyarakat sekitar seperti tenda, selimut maupun obat obatan,” pungkas ketua dewan pembina Ikatan Keluarga Alumni SMP 1 Negeri Tambak tersebut. she

You Might Also Like

Terapkan Gaya Hidup Sehat lewat Makanan Sehat Rumahan
Atletik Rebut Tiga Emas ASG 2019, Medali Indonesia Masih Tertinggal
151 Ribu APD Terdistribusi ke Daerah
Libur Idul Adha, KAI Daop 4 Semarang Jalankan Empat Kereta Api Tambahan
Ini Mantra Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru yang Aman COVID-19 & Produktif Ala Merry Riana
TAGGED:gempa tubanMasyarakat Bawean Butuh Bantuan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?