By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Balai Bahasa Provinsi Jateng Berkolaborasi dengan Pakar Bahasa dan Sastra Jawa
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Balai Bahasa Provinsi Jateng Berkolaborasi dengan Pakar Bahasa dan Sastra Jawa

Last updated: 8 Februari 2024 21:30 21:30
Jatengdaily.com
Published: 8 Februari 2024 21:30
Share
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pakar dan Calon Pengajar Revitalisasi Bahasa Daerah di Aula Cipto Mangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, pada Senin—Rabu, 5—7 Februari 2024. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pakar dan Calon Pengajar Revitalisasi Bahasa Daerah di Aula Cipto Mangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, pada Senin—Rabu, 5—7 Februari 2024.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum.; Kepala Subbagian Umum, Andy Rahmadi Santoso, S.Kom.; dan Koordinator KKLP Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Shintya, M.S. Rakor tersebut diikuti oleh 42 orang dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, guru, sastrawan, budayawan, dan praktisi.

Syarifuddin menjelaskan bahwa tahun ini ada penambahan materi revitalisasi bahasa daerah yang awalnya empat materi menjadi tujuh materi. Menurutnya, hal ini sudah sesuai dengan program dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

“Tahun ini ada penambahan materi revitalisasi bahasa daerah, dari empat materi menjadi tujuh materi. Nantinya materi itu akan dilombakan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI),” ujar Syarifuddin saat membuka acara di Aula Cipto Mangunkusumo pada Senin, 5 Februari 2024.

Menurut Syarifuddin, kontribusi dari para pakar sangat penting untuk melestarikan bahasa daerah. Kontribusi dari para pakar dibutuhkan karena Provinsi Jawa Tengah memiliki wilayah yang luas, yakni 35 kabupaten/kota.

“Kami mengajak para pakar untuk berkolaborasi dalam merevitalisasi bahasa daerah agar penutur muda bangga menggunakan bahasanya,” ungkapnya.

Dalam menjalankan program-programnya, lanjut Syarifuddin, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah fokus dalam menjalankan program, memikirkan keberlanjutan program, dan bermitra atau berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Ketiga hal itu menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program-program Balai Bahasa. Kami akan terus berkomitmen menjaga pelestarian bahasa daerah walaupun ada kendala dalam pelaksanaannya,” terangnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Shintya, M.S., menyatakan bahwa acara rapat koordinasi pakar tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Februari 2024. Kegiatan rakor pakar dan calon pengajar itu merupakan tahap awal dari rangkaian program revitalisasi bahasa daerah.

“Acara ini merupakan tahap pertama program revitalisasi bahasa daerah. Setelah ini ada acara rakor dengan pemerintah daerah atau pemangku kepentingan daerah, bimbingan teknis pengajar utama untuk SD dan SMP, pengimbasan, pemonitoran dan evaluasi program, hingga puncaknya adalah Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI),” kata Shintya.

Shintya menjelaskan bahwa Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah telah memilih dan mengajak 42 pakar untuk berkolaborasi dalam mendukung revitalisasi bahasa daerah.

“Separuh pakar yang hadir merupakan mitra baru yang kami pilih untuk berkolaborasi dalam program ini. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dengan para pakar untuk menumbuhkan komitmen pelestarian bahasa daerah,” tambahnya. St

You Might Also Like

Aksi Peduli HW Group di Semarang, Mulai dari Senam Sehat, Pijat Refleksi, hingga Berbagi Bantuan
Upaya Pemkot Semarang Tangani Banjir Sejak Dini Mendapat Pujian Guru Besar Unissula
Kembangkan Bahan Co-Firing Biomassa, PLN Bersama Kementan Luncurkan Model Pertanian Terpadu
AJI Semarang Kecam Upaya Wartawan Intervensi Kasus Siswa Ditembak Polisi
Dompet Dhuafa Targetkan 52 Ribu Hewan Kurban
TAGGED:Balai Bahasa Provinsi JatengBerkolaborasi dengan Pakar BahasaPakar Bahasa dan Sastra Jawa
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?