By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Botol Air Mineral Digunakan Berulang Kali Bahayakan Kesehatan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Botol Air Mineral Digunakan Berulang Kali Bahayakan Kesehatan

Last updated: 22 Juni 2024 07:13 07:13
Jatengdaily.com
Published: 22 Juni 2024 09:10
Share
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sebuah studi dari Columbia University dan dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Science menemukan bahwa penggunaan berulang botol kemasan plastik berisiko memaparkan zat berbahaya yang mengakibatkan masalah kesehatan yang parah.

Peneliti menjelaskan, botol kemasan plastik biasanya terbuat dari Polyethylene Terephthalate (PET/PETE). Simbol PET kerap ditemukan pada plastik kemasan dan minuman seperti botol air minuman kemasan.

Sebagai informasi, Polyethylene Terephthalate diproduksi hanya untuk plastik sekali pakai sehingga menggunakan kembali botol plastik tidak baik untuk kesehatan.

“Ketika botol sekali pakai digunakan berulang kali, jumlah bahan kimia dan racun yang merembes keluar dari plastik ke dalam air akan semakin banyak,” ungkap peneliti seperti dilansir One Green Bottle, dari laman PMJNews, Sabtu (22/6/2024).

“Proses ini dapat menyebabkan akumulasi zat berbahaya seperti di-ethylhexyl phthalate (DEHP) di dalam aliran darah Anda, yang berpotensi mengakibatkan masalah kesehatan yang parah,” sambungnya.

Selain itu, botol plastik kemasan yang beredar di pasaran banyak yang mengandung BPA. Para ahli mengatakan paparan BPA dari botol plastik dapat meningkatkan risiko ketidakseimbangan hormon, masalah kesuburan, dan berbagai penyakit lainnya.

Studi ini juga menyoroti bahwa air minum dalam kemasan mengandung lebih banyak partikel mikroplastik dan nanoplastik, jenis polusi plastik yang paling mengkhawatirkan bagi kesehatan manusia.

Hal ini karena partikel-partikel yang sangat kecil tersebut dapat menyerang sel dan jaringan di organ-organ utama, dan menyimpan bahan kimia yang mengganggu endokrin seperti bisphenol, ftalat, flame retardants, per- and polyfluorinated substances (PFAS), dan logam berat.

“Semua bahan kimia tersebut digunakan dalam pembuatan plastik, jadi jika plastik masuk ke dalam tubuh kita, plastik tersebut membawa bahan kimia tersebut. Dan karena suhu tubuh lebih tinggi daripada suhu di luar, bahan kimia tersebut akan berpindah keluar dari plastik dan berakhir di tubuh kita,” kata Sherry Mason, direktur keberlanjutan di Penn State Behrend, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

“Bahan kimia tersebut dapat terbawa ke hati, ginjal, dan otak kita, dan bahkan melintasi batas plasenta dan berakhir di janin yang belum lahir,” imbuhnya. she 

You Might Also Like

Dompet Dhuafa Kolaborasi Salurkan Paket Sembako di Kebumen
Pencuri Motor Yang Beraksi di Kos-kosan Berhasil Dibekuk Polres Semarang
OCA Binaan Telkom Konsisten Dukung Digitalisasi Sektor Enterprise
Ayah Vicky Prasetyo Meninggal Dunia
Pertamina Tambah 3,15 Juta Tabung LPG 3 Kg untuk Amankan Pasokan Nataru di Jateng–DIY
TAGGED:bahaya kesehatanBotol Air Mineral Digunakan Berulang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?