DEMAK (Jatengdaily.com)- Kembali naiknya debit Sungai Wulan imbas hujan lebat di daerah hulu membuat warga Karanganyar khawatir. Mereka bahkan berjaga di atas tanggul yang pernah jebol sebulan lalu. Berharap ketika bencana banjir yang tak diinginkan itu terjadi, bisa cepat-cepat melakukan evakuasi. Sehingga tak banyak menimbulkan kerusakan dan kerugian.
Di sisi lain, upaya menanggulangi bencana banjir agar tak kembali terjadi dilakukan Pemkab Demak. Salah satunya berkoordinasi instansi terkait berupaya membuka sebagian pintu air di Bendung Wilalung Gajah untuk mengurangi aliran ke arah Karanganyar.
Sekda Kabupaten Demak H Akhmad Sugiharto ST MT menuturkan, upaya mengurangi debit air yang masuk ke arah Demak dilakukan sebagai upaya mempertahankan tanggul Sungai Wulan, yang sebulan lalu pernah amblas akibat debit sungai yang tinggi. “Salah satunya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membuka pintu air di Bendung Wilalung, dan mengarahkannya sebagian ke Juana pada Senin (11/03/2024) dini hari,” ujarnya.
Kabar baik, upaya tersebut mampu mengurangi debit air ke aliran Sungai Wulan. Sehingga banjir limpas akibat tanggul jebol dapat tertanggulangi.
Sementara beredar video di grup WhatsApp tentang kondisi air Sungai Wulan yang mulai limpas tanggul. Pada saat sama banyak sebuah alat berat terlihat sedang berusaha memindahkan material yang sekiranya menghalangi laju air, sekaligus untuk mempertahankan bagian tanggul yang mulai tergerus kembali. rie-she

