By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Doktor Teknik Sipil Unissula Tekankan Pentingnya Teknologi dalam Pengelolaan Angkutan Kota Berkelanjutan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Doktor Teknik Sipil Unissula Tekankan Pentingnya Teknologi dalam Pengelolaan Angkutan Kota Berkelanjutan

Last updated: 11 November 2025 19:47 19:47
Jatengdaily.com
Published: 29 Agustus 2024 11:32
Share
Saiful raih gelar doktor dari PDTS Unissula. Foto: dok
SHARE
Saiful raih gelar doktor dari PDTS Unissula. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Unissula, Saiful ST MT berhasil meraih gelar doktor.

Hal itu terkonformasi dalam ujian sidang terbuka doktor yang berlangsung di Unissula dan dilaksanakan Rabu (28/8/2024). Ia berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul model keberlanjutan pengelolaan angkutan kota dengan konsep kerjasama antar daerah.

Menurutnya pengelolaan angkutan kota merupakan aspek penting dalam sistem transportasi perkotaan. Untuk mencapai keberlanjutan dalam pengelolaannya, berbagai faktor harus diperhatikan, mulai dari lingkungan, ekonomi, hingga sosial.

Secara keseluruhan keberlanjutan pengelolaan angkutan kota memerlukan pendekatan holistik yang mencakup aspek lingkungan, ekonomi, sosial, teknologi, dan partisipasi masyarakat. Dengan pendekatan ini, angkutan kota dapat menjadi pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan, efisien, inklusif, dan dapat diandalkan bagi masyarakat perkotaan.

Permasalahan yang ada dalam pengelolaan angkutan kota belum mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana angkutan kota di kota maupun beberapa daerah termasuk di kabupaten Bogor. Selain itu dalam pengambilan keputusan sarana dan prasarana belum mempertimbangkan keberlanjutan angkutan kota, serta bagaimana mengetahui model perbandingan berpasangan tentang pengelolaan angkutan kota.

Tujuan penelitiannya adalah menjawab permasalahan angkutan kota baik diperkotaan maupun kabupaten Bogor. Menggunakan metode pertama analisis SWOT mengevaluasi faktor SWOT secara sistematis dan terukur. Sumber data dari pakar sebanyak 5 orang terdiri dari 2 orang akademisi, 1 orang dari Organda kota Bogor dan 1 orang dari Dinas Perhubungan kabupaten Bogor, 1 orang dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Selanjutnya menggunakan SPSS versi 26 dengan jumlah responden pengguna angkot 160 orang. Metode kedua untuk menentukan model penyusunan keberlanjutan pada masing-masing wilayah studi di sembilan titik penelitian. Metode dengan konsep pendekatan Non-Parametric Multidimensional Scalling.

Metode ketiga menghitung perbandingan berpasangan menggunakan model AHP. Berdasarkan pola 6 dimensi yaitu dimensi teknologi, dimensi tingkat pelayanan, dimensi ekonomi, dimensi lingkungan, dimensi sosial dan dimensi kelembagaan.

Hasil Analisis data adalah alat yang berguna untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Faktor internal kekuatan 7 tentang pelayanan angkutan kota nilai (S) = 4,266, faktor internal kelemahan 7 kurang terjaminannya pelayanan angkutan kota nilai (W) = 2,714, faktor eksternal 5 peluang tentang pembangunan perekonomian di kota Bogor nilai (O) = 3,279, faktor eksternal ancaman 7 pelanggaran operator angkutan kota nilai (T) = 2,965.

Dengan menggunakan 160 responden pengguna angkutan kota paling dominan pelajar 47%, Mahasiswa 17%, Pedagang 13%, Guru 11% IRT dan Buruh masing-masing 4% dan pensiunan PNS 2% serta belum bekerja 1%, pensiunan BUMN 1%.

Selanjutnya didapatkan persamaan linier berganda Y = 8,295 + 0,199X1 + 0,417X2, jika persepsi responden angkutan kota dan kepercayaan responden angkutan kota masing-masing 0 maka tingkat pelayanan akan menjadi maksimal=1. Artinya bahwa angkutan kota di perbatasan masih diminati dan masih tinggi.
Strategi meningkatkan pengelolaan angkutan kota menggunakan Multi Dimension Scalling skoring paling tinggi pada dimensi teknologi sebesar 75% pertigaan Salabenda. Artinya teknologi sebagai pengungkit utama.

Perhitungan hasil perbandingan berpasangan menerapkan model pengelolaan angkutan kota pada kriteria teknologi juga menempati urutan pertama sebesar 0,402, sehingga teknologi sebagai tolak ukur pengelolaan angkutan kota saat ini.

Para penguji dalam ujian terbuka doktor antara lain Dr Abdul Rochim ST MT, Prof Ir Pratikso MST PhD, Dr Ir Sri Wiwoho Mudjanarko ST MT IPM, Prof Dr Slamet Imam Wahyudi DEA, Prof Dr Ir Antonius MT, Ir Rachmat Mudiyono MT PhD, Prof Dr Ir Bambang Haryadi MSc. she

You Might Also Like

Pemerintah akan Segera Atur E-Commerce Berbasis Media Sosial
Penataan Tahap I Selesai, Benteng Pendem Ambarawa Jadi Destinasi Edukasi dan Wisata Sejarah
Polisi Tangkap Lagi Tiga DPO Kasus Judol Oknum Komdigi, Total 22 Tersangka
Imunisasi Salah Satu Upaya Cegah Pneumonia
Wapres Resmikan Penataan Kawasan Taman Balekambang
TAGGED:Saiful ST MTTeknik Sipil Unissula
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?