FKUB Jateng Berharap Tidak Ada Politisasi Agama menjelang Pilkada 2024

Ketua FKUB Jateng Prof. Dr. KH Imam Yahya, M.Ag saat memberi sambutan.Foto:dok

PURWOREJO (Jatengdaily.com) – Sebagai upaya terciptanya pilkada serentak yang damai dan bermartabat, FKUB Jateng mengharapkan semua peserta pemilu dan juga masyarakat Jawa Tengah tidak melakukan politisasi agama.

Kunci dari damai dan bermartabat di antaranya pentingnya para tokoh agama untuk menjadi contoh yang baik (uswatun hasanah) di tengah masyarakat.

Demikian harapan Ketua FKUB Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Imam Yahya, M.Ag, dalam sararehan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan oleh FKUB Kabupaten Purworejo, di Pendapa Kabupaten Purworejo.

Sarasehan dihadiri Bupati PurworejoHj Yuli Hastuti SH, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, H. Aziz Muslim, M.Pd.I, Ketua MUI, Ketua PCNU, PDM Muhammadiyah Kab Purworejo dan segenap pengurus FKUB dan PKUB se Kab Purworejo.

Dalam pengarahannya Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH berharap agar kondusivitas di Purworejo harus tetap aman dan terkendali.

“Saya memang akan maju lagi sebagai Cabup Purworejo, namun di sini saya hanya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan pesta demokrasi dengan tertib. Setiap peserta pilkada harus siap menang dan kalah,” ujar Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH.

Ketua FKPB Kabupaten Purworejo, KH. Habib Sholih, menambahkan, keberhasilan pembangunan di Purworejo juga diakibatkan masyarakat beragama yang rukun tenteram dan sejahtera.

Terbentuknya PKUB seluruh kecamatan di Purworejo mengindikasikan, toleransi kesetaraan dan kerja sama di antara para jamaah terlihat maju dan berkembang dengan baik.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada masyarakat, kabupaten ini harus bisa mewujudkan kerukunan dan toleransi yang berkembang di masyarakat.

Situasi yang kondusif inilah yang harus menjadi tolok ukur bagi Kementerian Agama dalam merealisasikan pentingnya kerukunan beragama sekaligus toleransi menjadi tema besar dalam menjaga ketenteraman masyarakat di Jawa Tengah, khususnya menjelang pilkada 2024. st

Share This Article
Exit mobile version