UNGARAN (Jatengdaily.com) – Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang mengadakan kelas pertama Sekolah Perempuan Teras Harmoni, dengan pembahasan terkait “Peningkatan Peran Perempuan”.
Kelas pertama tersebut diadakan di SD Negeri 03 Ketapang dan diikuti oleh setidaknya 40 siswa yang terdiri atas setiap perwakilan dusun yang ada di Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.
Desa Ketapang sendiri memiliki lima dusun di antaranya Dusun Ketapang, Dusun Baran, Dusun Kwangsan, Dusun Sarimulyo, dan Dusun Karangasem.
Pada kelas pertama tersebut, Tim PPK Ormawa Hima BK Unnes berkolaborasi dengan Tim DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Provinsi Jawa Tengah, dimana Tim DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah diwakili oleh Albab Adib Muhammad, S.Pd.I., M.Pd. selaku staf bidang kesetaraan gender.
Selaku pemateri pada kelas tersebut adalah saudari Chandra Kirana yang merupakan mahasiswi Unnes jurusan Pendidikan Luar Sekolah dan aktif sebagai Satgas PPKS Unnes.
Kelas pertama tersebut mengangkat materi tentang “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Mewujudkan Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat”
Kelas Pertama Sekolah Perempuan Teras Harmoni tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi siswa sekolah perempuan tersebut.
Siti, salah satu siswa sekolah perempuan mengungkapkan bahwa “Acara kemarin sangat bermanfaat mbak, menambah wawasan, dan dapat meningkatkan kepercayaan bagi kaum perempuan” ungkap Siti dari Dusun Kwangsan sebagai perwakilan dari siswa Sekolah Perempuan Teras Harmoni.
Dengan diadakannya kelas pertama tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kepada ibu-ibu Desa Ketapang akan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat, sehingga ibu-ibu Desa Ketapang mampu secara aktif berperan dalam membangun keluarga dan masyarakat. Tim Ormawa BK Unnes-St
