By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Giliran Rektor Unissula Tolak Permintaan untuk Tidak Mengkritik Jokowi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Giliran Rektor Unissula Tolak Permintaan untuk Tidak Mengkritik Jokowi

Last updated: 8 Februari 2024 16:43 16:43
Jatengdaily.com
Published: 8 Februari 2024 16:43
Share
Rektor Unissula. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Rektor Unissula (Universitas Islam Sultan Agung) Prof Dr Gunarto SH MH mengungkapkan didatangi orang yang mengaku ‘utusan’ Istana pada Rabu, 7 Februari 2024. Tamunya tersebut meminta Gunarto jangan mengkritik pemerintahan Joko Widodo.

Dia ditugasi Istana. Unissula yang belum mengeluarkan pernyataan supaya jangan menjelek-jelekkan ‘Pak Lurah’,” ungkap dia kepada Tempo pada Rabu, 7 Februari 2024. ” ‘Pak Lurah’ itu banyak prestasinya. Pak Lurah itu presiden jangan dijelek-jelekkan.

Gunarto lantas menolak permintaan tersebut. Dia mengaku sebenarnya sudah menyusun teks pernyataan sikap menanggapi perkembangan demokrasi terkini. Namun, belum sempat disuarakan lantaran kesibukannya.

Menurutnya, dia berencana akan menyampaikan seruan tersebut. “Saya minta maaf, kami kan kampus perjuangan. Kami senantiasa melakukan gerakan moral bersama perguruan tinggi yang lain,” katanya kepada tamunya tersebut.

Kemudian, aspirasi mahasiswa Unissula, kata dia, juga sejalan dengan seruan yang akan mereka sampaikan. “Berjuang menghapus nepotisme dalam pemilihan presiden 2024.”

Gunarto mengatakan orang yang mengaku ‘utusan’ Istana tersebut merupakan mantan rektor perguruan tinggi di Solo. Dia menyambangi kantor Gunarto dan sempat berbincang selama kurang lebih satu jam.

Unissula, menurut Rektor, hari ini, Kamis (8/2/24) akan menghimpun kekuatan untuk menggelar seruan atau petisi sebagai kritik terhadap kemunduran demokrasi yang memburuk belakangan ini. “Unissula akan menyampaikan petisi bau busuk nepotisme di Pemilu 2024,” ujar Gunarto.

Sebelumnya, Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Ferdinandus Hindarto, bercerita diminta orang yang mengaku anggota kepolisian membuat rekaman video pernyataan tentang pemilihan umum dan kinerja pemerintahan Joko Widodo. Beberapa hari terakhir muncul video serupa dari sejumlah pimpinan perguruan tinggi.

Dia mengaku dihubungi anggota polisi tersebut pada Jumat siang, 2 Februari 2024. “Saya dapat pesan Whatsapp dari seseorang yang mengaku dari Polrestabes Semarang instruksi dari Polda,” kata Ferdinandus, Senin, 5 Februari 2024.

Melalui aplikasi perpesanan tersebut, dia diminta membuat video testimoni tentang pemilihan umum dan pemerintahan Joko Widodo. “Meminta supaya membuat rekaman video yang poin-poinnya disampaikan,” ujar dia.

Ferdinandus tak menanggapi permintaan tersebut. Polisi itu lantasmencoba meneleponnya. Namun, dia tidak menjawab. Dia juga dikirimi sejumlah contoh rekaman video dari beberapa pimpinan perguruan tinggi lain yang telah membuat. She

You Might Also Like

Perkuat Harmoni untuk Wujudkan Transformasi, SIG Dukung Penyelenggaraan Natal Bersama Kementerian BUMN dan BUMN
Pemungutan Suara Ulang di 26 TPS di Jateng Digelar Hari Ini, Polda Turunkan Pengamanan
200 Kader PDIP Demak Siap Gelorakan Bulan Bung Karno di GBK
Latih Kewirausahaan Mahasiswa, ITB Semarang Gelar Workshop
Relawan Penggerak Desa Siap Menangkan Luthfi-Taj Yasin di Kandang Banteng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?