By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: GN-OTA Bantu Anak Keluarga Miskin di Demak Tetap Sekolah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

GN-OTA Bantu Anak Keluarga Miskin di Demak Tetap Sekolah

Last updated: 22 November 2024 19:04 19:04
Jatengdaily.com
Published: 22 November 2024 18:59
Share
Plt Bupati Demak KH Ali Makhsun didampingi Ketua LGN-OTA Kabupaten Demak Hj Eni Susiani saat menyerahkan penghargaan kepada FK-OTA Kecamatan yang berhasil megumpulkan bantuan terbanyak untuk pendidikan untuk pelajar putus sekolah. Foto : Dok LGN-OTA Demak
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Pembangunan berkelanjutan memerlukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, dan pendidikan merupakan kunci penting yang memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang.

Namun, tantangan besar masih dihadapi banyak keluarga miskin dalam membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Dalam acara penyerahan Bantuan Anak Asuh Kabupaten Demak 2024, Ketua Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) Kabupaten Demak, Hj Eni Susiani, mengungkapkan data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) menunjukkan bahwa ribuan siswa di Demak berasal dari keluarga miskin.

Tercatat 51.354 siswa SD/MI, 22.806 siswa SMP/MTs, dan 12.207 siswa SMA/MA/SMK menghadapi risiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. “Oleh karena itu, program bantuan pendidikan, beasiswa, dan dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar mereka dapat melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Berita baiknya, GN-OTA Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmennya. Pada tahun 2021, GN-OTA berhasil mengumpulkan dana Rp 1,9 miliar, meningkat 11,45% dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2022, bantuan stabil di angka Rp 1,913 miliar meskipun pandemi COVID-19 masih berlangsung. Pada 2023, bantuan meningkat menjadi Rp 2,11 miliar, dan di tahun 2024 naik lagi menjadi Rp 2,28 miliar.

Jumlah penerima bantuan juga mengalami peningkatan signifikan. Pada 2021, sebanyak 10.526 siswa menerima bantuan, terdiri dari 9.486 siswa SD/MI dan 1.040 siswa SMP/MTs. Jumlah ini meningkat pada 2022 menjadi 10.652 siswa, dan pada 2023 mencapai 12.200 siswa. Tahun 2024, bantuan disalurkan kepada 10.410 siswa.

Hj Eni Susiani memberikan apresiasi khusus kepada Forum Komunikasi Orang Tua Asuh (FK-OTA) di berbagai kecamatan atas kontribusi luar biasa mereka. Kecamatan Bonang tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan bantuan Rp 236,9 juta, diikuti Kecamatan Demak dengan Rp 224 juta, dan Kecamatan Karanganyar sebesar Rp 167,9 juta.

Ia juga berharap dukungan berbagai pihak terhadap program ini akan terus berlanjut demi menciptakan generasi muda yang cerdas dan kompetitif. Acara ini turut dihadiri Plt Bupati Demak KH Ali Makhsun dan Ketua LGN-OTA Provinsi Jawa Tengah, Hj Zaimatun Ali Mufiz. rie-she

You Might Also Like

SIG Resmikan TPQ dan Renovasi Masjid Manba’ul Ulum di Kabupaten Gresik
Jalan Tol Semarang-Demak Bakal Miliki Dua Simpang Susun
Wujudkan Semarang Kota Inklusi, Mbak Ita Dorong Setiap Destinasi Wisata Terapkan Manajemen Ramah Disabilitas
Kepala Disperakim Jateng Beri Pengantar Antologi Esai Lingkungan Hidup
Jadi Tim Promosi, Tambah Motivasi BJL 2000
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?