By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Harry de Fretes Kembali Masuk Studio Rekaman dengan Single Terbaru ‘Meo dan Iyet’
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Entertainment

Harry de Fretes Kembali Masuk Studio Rekaman dengan Single Terbaru ‘Meo dan Iyet’

Jatengdaily.com
Published: 21 Februari 2024 19:28
Share
Harry de Fretes
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Lama komedian Harry de Fretes tidak menghiasi industri musik Indonesia, hal ini membuat penggemarnya menunggu -nunggu aksi komedian yang namanya melejit lewat program Lenong Betawi yang tayang di RCTI beberapa tahun silam ini.

Menyambut awal tahun Naga Kayu 2024, Harry de Fretes, yang dikenal dengan nama Boim, kembali ke dunia musik dengan merilis single terbarunya berjudul “Meo dan Iyet”. Lagu ini merupakan karya pop Betawi yang kental dengan nuansa musik Gambang Kromong, menghadirkan sentuhan khas Betawi yang begitu kuat.

Lagu ini mengisahkan kisah cinta klasik antara dua sejoli, Meo dan Iyet, yang harus menghadapi berbagai halangan dari keluarga mereka. Dengan lirik yang sederhana namun penuh makna, lagu ini cocok untuk dinikmati sambil bergoyang santai, seperti suasana pantai yang menenangkan.

Tidak hanya sebagai sebuah lagu, “Meo dan Iyet” juga akan menjadi tema dari sebuah serial komedi Betawi dengan judul yang sama, yang sedang dipersiapkan oleh Harry de Fretes bersama dengan talenta-talenta muda. Langkah ini diambil sebagai upaya pelestarian kesenian Lenong, salah satu kesenian Betawi yang sempat populer pada era 90-an.

Dengan merilis lagu “Meo dan Iyet”, diharapkan masyarakat dapat kembali mengenang keunikan pertunjukan Lenong, dan juga mengajak generasi muda untuk turut serta dalam melestarikan kesenian Betawi, baik dalam bentuk musik, tari, maupun seni peran Lenong.

Mari kita ikut serta dalam melestarikan budaya kita! Seperti yang dikatakan dalam lirik lagu ini, “Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” SB-st

You Might Also Like

Natasha Wilona Menangis Hanya untuk Tuhan dan Orang Tua
Heart Pictures Umumkan Tiga Film Lintas Genre untuk 2026 di JAFF Market 2025
Nana Mardiana Bakal Main Film Jokotole, Kisah Raja Sumenep Madura
Luna Maya Terkejut Ada Festival Film Wartawan 
Merayakan 25 Tahun Berkarya, Badai Kerispatih Gelar Konser Megah ‘Tak Lekang Oleh Waktu’
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?