SEMARANG (Jatengdaily.com) – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, telah melaksanakan Ganjaran wisuda Sentana Dalem kepada 21 orang masing-masing yang masih menjadi keturunan dari Pakubowono III dua orang, keturunan Pakubuwono IV satu orang dan sisanya kerabat keraton Kasunanan.
Pemberian Ganjaran Sentana Dalem dilaksanakan Sabtu (14/12/2024) oleh Wakil Pengageng Kusumo Wandowo Kanjeng Gusti Pangeran Haryo ( KGPH) Hangabehi yang ditandai dengan prosesi secara sakral.
Ketua Lembaga Dewan Adat Kasunanan Surakarta, Kanjeng Gusti Ratu (KGR) Wandansari pada kesempatan itu mengharapkan para penerima gelar ganjaran Sentana Dalem Riya Nginggil agar senantiasa nguri-uri kebudayaan keraton Kasunanan Surakarta serta mampu menyebarkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat.
Selain itu juga para penerima gelar dapat menyempatkan waktunya pada acara yang digelar Keraton Kasunanan Surakarta di antaranya mengikuti acara grebeg besar yakni tradisi merayakan Idul Adha, grebeg syawal, maesolawu dan kirab pusaka malam 1 suro (muharam).
“Saya berharap para keturunan Pakubowono dan kerabat keraton ini senantiasa nguri-uri budaya yang ada dikeraton, termasuk senantiasa mendatangi acara yang digelar oleh pihak keraton seperti grebeg besar dan lain lain”, tutur KGR Wandansari.
Menurut KGR Wadansari yang lebih akrab dipanggil Gusti Moeng, para kerabat keraton ini juga mampu memberikan ilmu yang bermanfaat mengenai ilmu kebudayaan tradisional maupun ilmu yang modern.
Sementara itu salah seorang penerima gelar ganjaran Santana Dalem Riya Nginggil Bambang Agus Suryono menyatakan senang karena selama hidup baru pertama kali ini mendapatkan gelar yakni Kanjeng Raden Arya dari Sinuwun Pakubuwono XIII.
Menurut Bambang Agus yang akrab dipanggil Kelik ini, apa yang ada dalam budaya keraton akan ditularkan ke masyarakat dengan tujuan melestarikan budaya dan adat Jawa. St


