By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Klaten Jadi Contoh Daerah Tiga Kali Panen dalam Setahun
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Klaten Jadi Contoh Daerah Tiga Kali Panen dalam Setahun

Last updated: 24 September 2024 12:51 12:51
Jatengdaily.com
Published: 24 September 2024 12:51
Share
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono di Klaten. Foto: Humas Kementan
SHARE

KLATEN (Jatengdaily.com)- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mendorong Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah menjadi daerah percontohan masa depan untuk 3 kali panen dalam setahun.

Menurut Wamentan Sudaryono, lahan-lahan di Klaten memiliki tingkat kesuburan tinggi dan berpotensi menambah daya gedor produksi nasional.

“Setahun kan 12 bulan dan yang tidak bisa diperpanjang atau diperpendek adalah waktu. Sementara pola tanam bisa kita rekayasa dengan penguatan benih, teknologi sampai waktu tanam. Tujuannya agar Klaten menjadi contoh 3 kali panen dalam setahun,” ujar Wamentan Sudaryono di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Senin (23/9/2024) dilansir dari laman Infopublik.

Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar ini mengatakan, para petani sejatinya bisa meningkatkan produksi dengan memanfaatkan bantuan pemerintah yang telah diberikan.

Diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pendampingan serta memberi bantuan berupa benih, traktor, pupuk hingga menjaga daya beli petani agar tetap untung.

“Tujuannya makin banyak panen itu kan berarti makin baik, makin baik untuk pemerintah makin baik untuk masyarakat. Ya kalau banyak panen itu artinya kita harus banyak tanam. Nah kita targetnya kalau di Klaten ini paling tidak produksinya 3 kali,” katanya.

Mengenai hal ini, Wamentan Sudaryono yang berasal dari keluarga petani itu juga mengatakan bahwa pemerintah telah menggulirkan program pompanisasi sebagai solusi cepat dalam mengatasi kekeringan. Program tersebut terbukti mampu menambah luas tanam dan memperluas areal pertanaman (PAT).

“Programnya sudah bagus tapi kadang-kadang di lapangan selalu ada kendala. Artinya semua eksekusinya harus kita cek di lapangan agar program yang dicanangkan ini berjalan dengan baik,” kata pria yang pernah menjadi siswa terbaik di sekolah Taruna Nusantara tersebut.

Sementara itu, Wamentan Sudaryono juga meminta agar petani mewaspadai serangan hama tikus yang sudah berlangsung lama. Dia ingin, pemerintah pusat maupun daerah memperkuat kolaborasi bersama petani agar hama yang meresahkan ini dapat ditangani.

“Anggap saja tikus akan datang maka yang bisa kita lakukan sekarang ini adalah mengantisipasinya. Bisa lewat obat hama maupun burung hantu yang nanti akan kita siapkan juga. Jadi jangan nunggu udah tikusnya banyak tapi kita lakukan antisipasi sejak dini,” ujar Wamentan. she 

You Might Also Like

2.000 Personel Gabungan Diterjunkan untuk Kawal Pilkades di Temanggung 30 Juni
KPK Hingga Mabes Polri Akan Awasi Anggaran Piala Dunia U-17
Peringati Hari Santri, Ganjar dan ASN Pemprov Jateng Ngantor Sarungan
Banjir dan Longsor di Manado, 6 Orang Meninggal
Aji Supriyanto Dosen Unisbank Raih Doktor di UGM
TAGGED:Klaten Jadi Contoh Daerah Tiga Kali PanenWamentan SudaryonoWamenten di Klaten
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?