WONOSOBO (Jatengdaily.com)–Jumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Semarang baik itu negeri dan swasta, sedikitnya tercatat sebanyak 29 rumah sakit. Dari jumlah tersebut, semuanya berusaha memberi layanan yang prima bagi warga Kota Semarang.
Salah satunya adalah Rumah Sakit Islam Sutan Agung (RSI SA) yang selalu memberi layanan kesehatan yang prima. ”Kami memberi layanan untuk masyarakat baik itu yang menggunakan BPJS Kesehatan dan mandiri. Baik itu dari dalam wilayah Kota Semarang maupun dari luar kota,” jelas Direktur Umum dan Keuangan Munadharah SE MM, dalam acara media gathering Sabtu dan Minggu (5&6/10/2024) di Dieng.
Pada kesempatan itu Tituk, sapaan akrab Munadharah menjelaskan rencana dan program kerja RSI Sultan Agung lima tahun mendatang. Dia mengakui jumlah rumah sakit di Kota Semarang semakin banyak. ‘’Sekarang di Kota Semarang terdapat 29 rumah sakit,’’ kata Tituk.
Menurutnya tidak ada cara lain untuk bersaing berlomba-lomba dalam kebaikan dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat yang menggunakan jasa pelayanan kesehatan, sehingga merasa puas dan sehat kembali dari sakitnya. ”Bahkan, kami bersiap membangun RSI Sultan Agung menjadi tujuh lantai,” jelasnya.
RSI Sultan Agung memiliki sejumlah pelayanan, yakni pelayanan Multi Centre of Excellence (MCE), Cardiac Centre, Eye Centre, Lasik Centre, Medical Rehabilitation Centre, Stroke Centre, Oncology Centre, Diabetic Centre, Geriatric Centre, Urology Centre, ENT Centre, Pain Centre, Skin Centre, dan Dental Centre. Bahkan ada juga layanan 24 jam bagi pasien gigi.
Sementara itu, dalam kesempatan ini sejumlah wartawan cetak dan elektronik memuji pelayanan kesehatan yang dilakukan RSI Sultan Agung Semarang. ‘’Kami menyaksikan dan merasakan sendiri bagaimana perawat dan dokter memberikan pelayanan kepada pasien. Mulai keramahan hingga pemberian obat-obatan agar pasien cepat sembuh,’’ tutur wartawan Arri, salah satu wartawan.
Media gathering dihadiri puluhan wartawan. Pimpinan RSI diwakili Direktur Umum dan Keuangan Hj. Munadharah SE MM dan Manajer Humas Kemitraan Sri Wahyuni Rozikan SS MM.
Munadharah menjelaskan, kegiatan tersebut bukan yang pertama. ‘’Kegiatan RSI bersama para awak media sudah beberapa kali kami lakukan.Tujuannya untuk menjalin keakraban dan kebersamaan. Sebab tanpa bantuan para wartawan dan awak media kami belum mencapai sukses seperti yang dirasakan sekarang ini,’’ tuturnya.
Selain forum dialog saling memberikan kritik dan saran, para peserta mendapat kesempatan melakukan wisata di sejumlah destinasi di Kecamatan Dieng. Sri Wahyuni atau yang akrab disapa Mbak Uun menjelaskan beberapa obyek wisata yang dikunjungi para wartawan yaitu Pintu langit, Dewata, Curug Sikarim, Swiss Van Java, Telaga Menjer, Kahyangan Skyline, Kebun Teh Panama dan pusat oleh-oleh harmoni. she


