By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Latih Masyarakat Sigap Bencana, SBI dan BPBD Gelar Simulasi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Latih Masyarakat Sigap Bencana, SBI dan BPBD Gelar Simulasi

Last updated: 26 Februari 2024 06:43 06:43
Jatengdaily.com
Published: 26 Februari 2024 06:43
Share
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Cilacap yang merupakan anak usaha SIG, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, gelar simulasi kejadian darurat bencana alam yang potensial terjadi di Cilacap, Minggu 25 Februari 2024. Foto:dok
SHARE

 

CILACAP

 

 

 

 

 

 

 

 

CILACAP (Jatengdaily.com) – 0PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Cilacap yang merupakan anak usaha SIG, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, gelar simulasi kejadian darurat bencana alam yang potensial terjadi di Cilacap, Minggu 25 Februari 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 300 warga dari Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan, Kelurahan Gumilir dan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara, para relawan serta instansi pemerintah terkait.

Community Relations Manager SBI, Dewi Hestyani menegaskan pentingnya kesigapan masyarakat dan semua pihak bila terjadi kondisi darurat seperti bencana alam gempa bumi dan tsunami. “Sebagian masyarakat kita tinggal di dekat pantai laut selatan. Bencana gempa yang berpotensi menyebabkan tsunami harus diantisipasi dengan simulasi. Kami melatih dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana melakukan evakuasi yang aman bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya,” tegas Dewi Hestyani.

Senada dengan Dewi, tokoh masyarakat sekaligus relawan, Indriani Budi (53), warga Kelurahan Tegalkamulyan menyampaikan harapannya agar masyarakat makin tanggap dan mampu melakukan evakuasi mandiri demi keselamatan. “Simulasi ini telah dirancang dengan sebaik-baiknya, di mana perilaku masyarakat saat menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami akan diarahkan oleh petugas dan bisa dijadikan acuan saat terjadi gempa bumi dan tsunami,” kata Indriani Budi.

Dalam simulasi ini, masyarakat dihadapkan dalam situasi darurat bencana gempa bumi dan tsunami. Masyarakat merasakan gempa bumi dan memperoleh peringatan dari pemerintah akan adanya potensi tsunami. Dalam kondisi ini, masyarakat tampak panik, namun masih bisa melakukan evakuasi dan sudah diarahkan. Mereka dengan sigap keluar dari rumah menuju ruang terbuka dan menuju ke arah area yang lebih aman, yakni menjauh dari pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi dan aman.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Bayu Prahara memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam simulasi ini. “Bencana bisa datang kapan saja, dan kita harus siap. Simulasi ini bagian dari kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujar Bayu Prahara.

Terselenggaranya kegiatan simulasi yang memberikan edukasi merupakan bentuk sinergitas SBI dengan masyarakat sekitar, pemerintah daerah,Palang Merah Indonesia dan juga Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Banjarnegara.

Sebagai bagian dari simulasi dan untuk memudahkan masyarakat melakukan evakuasi, SBI juga telah memasang rambu-rambu evakuasi yang tersebar di berbagai tempat yang mudah dilihat oleh masyarakat. St

You Might Also Like

IDI Demak Kukuhkan Pengurus Baru 2025–2028, Perkuat Sinergi dan Etika Profesi
Jalan Tol Diresmikan Presiden, Kini Bakauheni ke Palembang Hanya 3 Jam
900 Rumah Korban Tanah Gerak di Tegal hingga Purbalingga Direlokasi
Modal Gas Elpiji 3 Kg, Maling Jebol ATM Bank Jateng; Rp 849 Juta Raib
Tolak Perkawinan Beda Agama, BP4 Jateng akan Laporkan Hakim PN Surabaya ke MA
TAGGED:Gelar SimulasiLatih MasyarakatSBI dan BPBDTanggap bencana
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?