By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masyarakat Terdampak Banjir di Demak dan Kudus Peroleh Trauma Healing
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masyarakat Terdampak Banjir di Demak dan Kudus Peroleh Trauma Healing

Last updated: 19 Maret 2024 13:41 13:41
Jatengdaily.com
Published: 19 Maret 2024 12:39
Share
Masyarakat terdampak banjir peroleh trauma healing. Foto: Polda Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Polda Jateng melalui Bagian Psicologi Biro SDM berikan trauma healing masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Demak dan Kabupaten Kudus, Senin (18/3/2024).

Kegiatan diisi dengan permainan sederhana untuk proses pencairan suasana (ice breaking) dan pemberian semangat (enegizers) kepada masyarakat terdampak Banjir.

Dipimpin Karo SDM Polda Jateng Kombespol Yohanes Ragil Kegiatan trauma healing sebagai wujud rasa empati dari Polri sebagai bentuk kegiatan yang berlanjut dari setiap penanganan bencana.

“Kami melakukan kegiatan psikososial ini dengan membawa tim trauma healing polda jateng dan konselor Polres dengan bertujuan untuk membantu korban banjir atau bencana agar tidak mengalami stres, mengurangi kecemasan dan rasa sakit. Dapat juga menjaga kekebalan imun dan menjaga kesehatan mental,” ujar Kombespol Ragil.

Sementara itu AKBP. Novian Susilo Kabag psikologi Biro SDM Polda Jateng menjelaskan bahwa layanan pada masyarakat terdampak banjir, dalam kegiatan psikosoial (trauma healing) ini harapannya korban terdampak banjir mampu mengalihkan pikiran buruk terhadap bencana agar warga tidak berlarut-larut dalam kesedihan serta bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian.

“Biasanya korban mengalami tekanan psikis. Makanya kita laksanakan kegiatan motivasi dan membangkitkan semangat korban, untuk yang sudah berjalan saat ini peserta nya Anak – anak sebanyak 40 orang di Kab. Demak dan 110 Orang si Kab. Kudus,” sebutnya.

AKBP. Novian menambahkan dalam trauma healing Metode yang digunakan adalah Psychological First Aid (PFA) yaitu tindakan suportif berupa dukungan sosial dan emosional yang diberikan terhadap seseorang yang mengalami trauma akibat bencana yang dialaminya. Penerapan langsung prinsip dasar PFA dan intervensi penyembuhan trauma melalui Play Therapy.

“Khusus pada kelompok usia anak diberikan metode bermain agar tidak terhanyut dengan emosi sedih juga pemberian konseling psikologi kepada warga yang terdampak banjir,” imbuh AKBP Novian

Ditempat terpisah Kabidhumas Polda Jateng Kombespol Satake Bayu menyatakan sebagai wujud kehadiran polri dilapangan dalam kejadian bencana selain proses evakuasi terhadap korban maupun kebutuhan logistik polri juga memperhatikan psikologis korban.

“Jadi tidak hanya problem kesehatan fisik kita juga memperhatikan psikologis dari korban bencana sehingga kehadiran program trauma healing ini sesuai dengan tahapan manajemen penanggulangan bencana mengatasi dampak bencana tersebut,” pungkas Kabidhumas. She

You Might Also Like

Kado HUT Kemerdekaan, Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Guru Non-ASN dan Pendidik Nonformal
Kontrak Gian Zola Resmi Habis dari PSIS
People in the Northeast Could Prevent a Covid-19 by Following These Measures (Demo)
Puluhan Anggota Satupena Jateng Masuk Direktori Penulis Indonesia
Wisata Raga Perwatusi Demak Melawan Osteoporosis dan COVID-19
TAGGED:banjir demakTrauma healing
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?