By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pasca Pemilu, Harga Cabai Belum Turun
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pasca Pemilu, Harga Cabai Belum Turun

Jatengdaily.com
Published: 20 Februari 2024 05:51
Share
Ilustrasi kebutuhan pangan warga yang dijual di pasar. Foto: MC Batang
SHARE

BATANG (Jatengdaily.com)- Pasca Pemilu usai, ternyata harga bumbu dapur belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hingga lima hari pasca pemungutan suara, beberapa jenis bambu dapur justru mengalami kenaikan harga yang melejit.

Salah satu pedagang bumbu dapur, Nafidah mengaku terpaksa menaikkan harga jual bumbu dapur karena menyesuaikan kenaikan harga dari produsen.

“Harga cabai rawit merah semula Rp40 ribu jadi Rp70 ribu, cabai merah besar Rp68 ribu jadi Rp82 ribu dan bawang merah Rp27 ribu jadi Rp32 ribu per kilogramnya,” katanya, saat ditemui di kios Pasar Batang, Kabupaten Batang, dilansir dari laman infopublik, Selasa (20/2/2024).

Harga kebutuhan pokok lain yang mengalami kenaikan, yakni telur ayam negeri dari Rp27 ribu kini naik menjadi Rp30 ribu per kilogramnya.

Ia mewakili pedagang lainnya, mengharapkan bagi pemimpin yang terpilih nanti dapat menormalkan harga sembako agar konsumen tidak resah.

Hal itu sontak membuat Erni dan Putri, penjual nasi kapao mengeluh dengan kenaikan harga yang sangat tinggi. Sejumlah bumbu dapur pelengkap tetap dibeli karena akan berpengaruh terhadap cita rasa.

“Konsumen pasti mengeluh, jadi pintar-pintarnya mengolah bumbu supaya rasa tidak berubah, tapi harga tetap ramah di kantong konsumen yang didominasi ekonomi menengah ke bawah,” ujar dia. she

You Might Also Like

Dicukur Ganjar, Anak Gimbal Minta Klepon Tiga Tampah
Ribuan Buku dari 500 Penerbit Ikut Pameran ‘Ketemu Buku’
Hari Pertama PPKM, Ganjar Susuri Kota Semarang Ingatkan Warga Pakai Masker
Kapolda Jateng Pimpin Shalat Ghaib untuk 2 Mahasiswa Universitas Halu Oleo yang Meninggal Dunia
Dina Mariana Dimakamkan Hari Ini
TAGGED:Harga Cabai Belum TurunPemilu
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?