By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PEPARNAS XVII di Solo akan Dibuka Presiden Jokowi Besok
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PEPARNAS XVII di Solo akan Dibuka Presiden Jokowi Besok

Last updated: 4 Oktober 2024 21:47 21:47
Jatengdaily.com
Published: 5 Oktober 2024 07:00
Share
: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Foto: Agus Siswanto Infopublik.id
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com)- Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII siap digelar pada 6—13 Oktober 2024 di Solo, Jawa Tengah. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka kompetisi olahraga terbesar di Indonesia untuk atlet difabel pada Minggu (6/10/2024) sore di Stadion Manahan, Solo.

Ketua Pelaksana PEPARNAS XVII, D.B. Susanto, menyatakan bahwa kehadiran Presiden untuk membuka PEPARNAS akan memberikan semangat lebih, baik bagi para atlet, ofisial, maupun panitia pelaksana. “Informasi yang kami terima sementara ini, beliau rencananya akan hadir secara langsung,” kata D.B. Susanto dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Jumat (4/10/2024).

PEPARNAS XVII akan mempertandingkan 20 cabang olahraga, dengan beberapa cabang unggulan seperti atletik, renang, bulutangkis, tenis meja, judo, angkat berat, dan basket kursi roda. Ratusan atlet difabel dari seluruh provinsi di Indonesia siap berkompetisi di ajang bergengsi ini.

Atlet disabilitas yang berlaga di PEPARNAS memiliki latar belakang yang berbeda dengan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON). Sebagian besar dari mereka bukanlah olahragawan yang fokus berlatih di satu cabang olahraga sejak usia dini, seperti para legenda olahraga Indonesia lainnya.

Namun, ada beberapa atlet paralimpiade yang sudah berlatih sejak kecil, seperti Leani Ratri Oktila, atlet bulutangkis yang kemudian beralih ke parabulu tangkis setelah mengalami kecelakaan. Selain itu, ada juga Ni Nengah Widiasih, peraih medali perak pada Olimpiade Tokyo di cabang para-angkat berat, yang telah berlatih sejak kecil meski hidup dengan polio.

Yang membedakan para atlet paralimpiade dari atlet lainnya adalah tekad yang luar biasa. Keteguhan hati mereka untuk berlatih dan menjadi yang terbaik meski dalam keterbatasan fisik adalah kunci keberhasilan mereka menjadi paralimpian, meski tidak melatih diri di satu cabang olahraga sejak dini.

Di PEPARNAS Solo 2024, masyarakat Indonesia akan disuguhkan perjuangan keras dan semangat yang menyala dari para atlet difabel yang berkompetisi. Ajang ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi tentang kekuatan tekad dan semangat juang yang luar biasa dari para paralimpian Indonesia. she 

You Might Also Like

Tiga Kasus Besar Mangkrak, KPK Digugat Praperadilan MAKI
GPAI Penggerak PJJ Era New Normal
BPBD Boyolali Siapkan 400 Tangki Hadapi Kekeringan
Lima Pasar Hewan di Sragen Ditutup Hingga Akhir Januari 2025 Antisipasi Cegah Penyebaran PMK
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1445 H Jatuh pada Senin 17 Juni 2024
TAGGED:PEPARNAS XVII di Solopresiden jokowi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?