By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Perkuat Kolaborasi Riset Internasional Dua Dosen Unissula Raih Gelar Profesor
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Perkuat Kolaborasi Riset Internasional Dua Dosen Unissula Raih Gelar Profesor

Last updated: 11 November 2025 19:40 19:40
Jatengdaily.com
Published: 11 Desember 2024 13:31
Share
Luluk Muhimatul Ifada (kanan) dan Henny Pratiwi Adi. Foto: dok
SHARE
Luluk Muhimatul Ifada (kanan) dan Henny Pratiwi Adi. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Dua dosen Unissula berhasil meraih gelar guru besar. Mereka adalah Dr Luluk Muhimatul Ifada SE MSi Ak CA dari Fakultas Ekonomi dan Dr Ir Henny Pratiwi Adi ST MT dari Fakultas Teknik.

Luluk Muhimatul Ifada merupakan profesor dengan kepakaran bidang akuntansi lingkungan sebagaimana yang tertuang dalam SK yang ditandatangani Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi nomor 136975/M/7/2024.

Sementara itu Henny Pratiwi Adi merupakan profesor bidang manajemen konstruksi sebagaimana tertuang dalam SK yang juga ditandatangani Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi nomor No137625/M/07/2024.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan apresiasi atas capaian dua guru besar di universitas yang dipimpinnya tersebut. “Alhamdulillah semakin banyak dosen Unissula yang berhasil meraih gelar guru besar. Ini merupakan nikmat dan rahmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri. Capaian ini juga akan semakin meningkatkan atmosphere akademik di Unissula serta meningkatkan daya saing Unissula di level nasional dan internasional, serta memperkuat program program internasionalisasi di level fakultas dan universitas,” ungkapnya, Rabu (11/12/2024).

Dua profesor baru Unissula tersebut memiliki rekam jejak melaksanakan tri darma perguruan tinggi yang impresif khususnya di bidang penelitian dengan banyak berkolaborasi dengan para peneliti internasional dari Belanda, Inggris, Polandia dan Malaysia. Kolaborasi riset internasional tersebut memiliki dampak luar biasa pada publikasi internasional terindeks Scopus.

Kolaborasi riset internasional yang dibangun Henny Pratiwi Adi dengan para peneliti dari Rotterdam University Aplied Science Belanda, Hanze University Belanda, dan Gdanska University Polandia telah menghasilkan berbagai karya yang mencerahkan.

Hingga kini dosen kelahiran Semarang 6 Agustus 1975 tersebut berhasil menerbitkan 33 kali penelitiannya di jurnal terindek Scopus, menerbitkan 31 kali penelitiannya di jurnal Sinta dan 28 kali di prosiding seminar nasional. Ide ide penelitiannya banyak diapresiasi hingga dipercaya mendapatkan 33 kali hibah penelitian dari Dikti.

Ia juga mendapat impak baik dari hibah Erasmus+ yang memperkuat program internasionalisasi Fakultas Teknik Unissula melalui kolaborasi riset, pertukaran dosen dan juga pertukaran mahasiswa ke Belanda.

“Para peneliti internasional seperti dari Belanda dan Polandia sangat welcome mereka justru sangat tertarik berkolaborasi dengan para dosen di Indonesia. Karena di negara kita ada banyak fenomena yang bisa menjadi bahan penelitian yang menarik untuk dipublikasikan di jurnal jurnal internasional terindeks Scopus,” ungkap Henny Pratiwi Adi.

Demikian pula kolaborasi riset yang dilakukan oleh Luluk Muhimatul Ifada dengan para peneliti dari University of Essex Inggris, peneliti dari Universiti Kebangsaan Malaysia dan UiTM Mara telah menghasilkan berbagai publikasi jurnal internasional terindeks Scopus. Ia mengungkapkan para peneliti senior seperti dari Inggris dan Malaysia sangat care, mereka terbuka berbagi ilmu dan pengalaman serta menjadi mentor berbagi peneliti muda dari berbagai negara.

Luluk Muhimatul Ifada juga tercatat pernah mengikuti pertukaran dosen pada the Asia Summer Program (ASP) 2018 di Dongseo University, Busan, Korea pada July 9-27 tahun 2018. ASP diselenggarakan oleh Asian University Presidents Forum (AUPF) dengan menawarkan 52 program studi. Melibatkan lebih dari 400 dosen dan mahasiswa dari 42 universitas di 12 negara. she 

 

You Might Also Like

Gubernur Sapa Jemaat Misa di Katedral Semarang
Sekolah Rakya Digadang untuk Putus Kemiskinan
Zikir dan Doa Kebangsaan, Jokowi Ajak Bangsa Bersatu Hadapi Tantangan Global
Peningkatan Curah Hujan Terjadi sampai 6 Februari 2023
Dukung Kelestarian Lingkungan, Telkom Berdayakan Generasi Muda Lewat Program Edukasi Konservasi
TAGGED:Doktor UnissulaHenny Pratiwi AdiLuluk Muhimatul Ifada
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?