By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Polresta Pati Ungkap Kasus Tindak Pidana Prostitusi Anak Via Michat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Polresta Pati Ungkap Kasus Tindak Pidana Prostitusi Anak Via Michat

Last updated: 15 November 2024 17:43 17:43
Jatengdaily.com
Published: 15 November 2024 18:39
Share
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com
SHARE

PATI (Jatengdaily.com)- Polresta Pati berhasil mengungkap kasus tindak pidana prostitusi online yang melibatkan anak berumur 16 tahun Warga Bekasi sebagai korban di wilayah Kecamatan Pati yang bertransaksi melalui aplikasi MiChat.

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kasat Reskrim Kompol M Alfan Armin mengatakan kasus tersebut pada Sabtu (02/11). Kasus terungkap setelah pihak kepolisian dari Satreskrim Polresta Pati mendapat informasi adanya aktivitas prostitusi di dalam kamar di salah satu Hotel di Kecamatan Pati melalui aplikasi media sosial MiChat.

“Kemudian petugas melakukan Penyelidikan, dari hasil penyelidikan tersebut kemudian pada hari Sabtu, 2 November 2024 sekira Pukul 21.00 WIB petugas mengamankan 2 orang tersangka,” ujarnya, saat ditemui Jumat (15/11/2024) dilansir dari polrestapati.

Kasat Reskrim membeberkan Pihaknya mengamankan 2 orang Tersangka yaitu berinisial MN (25) warga Cikarang Utara, Bekasi sebagai Mucikari serta SY (28) selaku Admin MiChat yang menjual atau memasarkan Korban beserta Barang Bukti terkait dengan aktivitas Eksploitasi Seksual terhadap Korban.

“Dari keterangan para Tersangka mengakui telah melakukan eksploitasi seksual terhadap Anak Korban selama 2 bulan ini dan Modus Operandi yang dilakukan yaitu mengunggah foto Anak Korban di Aplikasi MiChat dengan kalimat “Open BO” dengan tarif Rp 300 Ribu sampai Rp 500 ribu”, ungkapnya.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menambahkan bahwa modus para Tersangka membooking kamar di Hotel, kemudian Korban disuruh melayani di kamar terpisah.

“Atas perbuatan tersebut, kedua Tersangka disangka dengan dugaan tindak pidana Perdagangan Orang dan atau Eksploitasi Seksual Terhadap Anak, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat 1 UU No. 21 Th 2007 Tentang Pemberantasan TPPO dan atau Pasal 88 Jo. Pasal 76I UU No. 35 Th 2014 Tentang Perubahan Atas UU No. 23 Th 2002 Tentang Perlindungan Anak dgn ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tutupnya. she

You Might Also Like

Bermotif Cemburu, Pria Demak Bunuh Pacar yang Hamil 6 Bulan
Mahasiswa Prodi Akuntansi Perpajakan Sekolah Vokasi Undip Juara di Sharia Accounting Festival 2025
Jadi Tempat Isolasi Terpusat Pasien COVID-19, Asrama Haji Donohudan Dicek Kapolda Jateng
Ziva Meriahkan Ultah Satu Tahun Queen City Mall
Bidik Ekspor ke AS, SIG Kebut Dermaga dan Fasilitas Produksi di Pabrik Tuban
TAGGED:polresta patiprostitusi aplikasi MiChat.
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?