By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Program Produktif Baznas Bantu Warga Jateng Entaskan Kemiskinan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Program Produktif Baznas Bantu Warga Jateng Entaskan Kemiskinan

Last updated: 31 Maret 2024 08:34 08:34
Jatengdaily.com
Published: 31 Maret 2024 08:34
Share
Ketua Baznas Jateng, KH Acmad Darodji saat memberikan sambutan pada buka bersama media di Kantor Baznas Jateng, Sabtu sore. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah melalui program bantuan produktif punya andil dalam penurunan angka kemiskinan. Melalui program bantuan produktif, bahkan Baznas juga berkontribusi menurunkan jumlah penduduk miskin di wilayah di wilayah Jateng.

Ketua Baznas Provinsi Jateng, Dr KH Achmad Darodji menyatakan, bantuan konsumtif menyasar warga yang memang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup, terutama bagi mereka yang menjadi korban bencana alam. Ia menyebut ribuan paket bantuan konsumtif telah disalurkan untuk para korban banjir di Demak dan Kudus.

“Penyaluran zakat selama ini juga menyasar untuk mengentaskan warga miskin melalui program bantuan produktif,” kata Ketua Baznas Jateng Dr. KH Ahmad Darodji dalam buka bersama awak media beserta pengurus Baznas dan MUI Jateng, Sabtu malam.

Kiai Darodji menyebut komposisi penyaluran zakat relatif berimbang, yakni 50 persen untuk bantuan konsumtif dan sisanya program produktif. Dia menyebutkan bahwa 4-5 tahun lalu, persentase penduduk miskin Jateng berkisar 13 persen, namun saat ini turun menjadi 10,7 persen.

Darodji memberi contoh sejumlah pelaku usaha skala mikro setelah mendapat bantuan dari Baznas, usahanya kemudian berkembang. Dari yang semula warungnya hanya ada empat kursi bertambah menjadi enam kursi. Dari yang semula tidak punya pegawai, kini punya 3–4 pekerja.

Indikator tersebut menunjukkan bahwa bantuan produktif yang digulirkan Baznas membuahkan hasil. Ada belasan ribu penerima bantuan dari Baznas. Salah satu kunci sukses program bantuan itu karena Baznas juga menerjunkan para pendamping agar pelaku usaha fokus mengelola bantuan untuk tujuan pengembangan usaha.

“Kalau hanya dikasih bantuan lalu tidak ada pendampingan, uang bantuan malah digunakan untuk beli HP,” ujar Kiai Darodji.

KH Darodji menambahkan, potensi zakat, infak, dan sedekah di Jateng sekitar Rp1 triliun. Adapun Baznas Provinsi Jateng pada 2024 menargetkan bisa menghimpun Rp100 miliar atau naik Rp8 miliar dibanding 2023.

Adapun 35 Baznas di kabupaten dan kota diperkirakan menyerap Rp300 miliar, sedangkan yang Rp600 miliar dihimpun oleh lembaga amil zakat (LAZ), termasuk oleh ormas-ormas Islam. ”Program bantuan Baznas tersebut untuk memperkuat kemandirian perekonomian umat,” ujarnya. St

You Might Also Like

PMI Gandeng Remaja PMR Sosialisasi Corona
Presiden Joko Widodo dan Wapres Kamala Harris Bahas Perwujudan Kemitraan Strategis Indonesia-AS
Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Upacara HUT RI di YPP 17 Semarang
Pimpin Apel Akbar HUT ke-76 RSUD Sunan Kalijaga, Bupati Demak Dorong Semakin Unggul Berkelas
Berhadiah Total Rp480 Juta, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih Dua Pekan Lagi
TAGGED:Bantu Warga JatengEntaskan KemiskinanProgram Produktif Baznas
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?