Samuel Wattimena Saksikan UKT Taekwondo; Olahraga Bikin Anak Muda Tahan Banting

2 Min Read
Desainer kenamaan Tanah Air, Samuel Wattimena turun untuk menyapa sejumlah peserta UKT Taekwondo dan berpose bersama. Foto:dok

MAGELANG (Jatengdaily.com) – Ada yang menarik dalam acara Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Tengah selama dua hari Sabtu-Minggu, 6-7 Januari 2024 di Aula Batalyon Armed 11/GG/22 Kostrad, Kota Magelang.

Yaitu kehadiran desainer kenamaan Tanah Air, Samuel Wattimena pada agenda tersebut. Perancang busana ini tampak menyaksikan dari kursi undangan, dan turun untuk menyapa sejumlah peserta dan berpose bersama. Usut punya usut, Samuel ternyata teman baik dari Ketua Umum Pengprov TI Jateng Alex Harijanto.

Kedatangan Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di acara olahraga Jateng sebenarnya bukan sekali. Sebelumnya, dia mendampingi Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memberikan support kepada atlet Kota Semarang yang menjadi juara umum Porprov 2023.

”Saya terus terang kagum dengan mentalitas anak-anak kecil ini saat mengikuti ujian dan upacara. Di sini saya berkesimpulan, kalau mereka digembleng seperti ini, maka nggak mungkin generasi Z akan menjadi generasi lemah. Olahraga telah membuat anak muda tahan banting, tak rapuh, dan tak mudah menyerah atau down. Mereka punya kesehatan mental yang prima,” kata Caleg DPR RI dari PDIP untuk Dapil Jateng 1 (Kota Semarang, Kota Salatiga, Kendal, dan Kabupaten Semarang) tersebut.

Dia mengatakan, spirit olahraga yang membentuk watak berani dan sportif memang sudah ada sejak dulu. Samuel tak menampik, jika dirinya bisa kuat seperti sekarang juga karena saat muda menjadi kenshi (atlet kempo).

Satu hal yang penting dalam kunjungan menyaksikan UKT tersebut, kata dia, dirinya sadar bahwa sesungguhnya olahraga akan membuat generasi Z akan terhindar dari mental illness atau mental disorder.

Mental illness adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, atau kombinasi di antaranya.

”Olahraga membuat kita menjunjung sportivitas. Gejolak yang ada dalam diri kita menjadi tersalurkan dengan kegiatan olahraga. Saya berpendapat lewat olahraga kita bisa melawan mental illness. Bagaimana kesehatan fisik dan mental sangat penting bagi generasi muda kita,” tandas pria yang pernah mendapatkan Pin Emas dari Kemendikbud tahun 2012 tersebut. St

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.