By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Sedikitnya 20 Orang Tewas Tertimbun Bencana Tanah Longsor di Toraja
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sedikitnya 20 Orang Tewas Tertimbun Bencana Tanah Longsor di Toraja

Last updated: 16 April 2024 11:18 11:18
Jatengdaily.com
Published: 16 April 2024 13:13
Share
Tim Gabungan BNPB lakukan pencarian korban di lokasi bencana longsor Tana Toraja. Foto: BNPB
SHARE

TORAJA (Jatengdaily.com)-  Bencana tanah longsor terjadi di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Dalam pencariannya, tim pencarian dan pertolongan gabungan berhasil menemukan dua korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Kedua korban tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR menemukan korban di Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale pada Senin (15/4) dan jenazahnya langsung disemayamkan di Rumah Sakit (RS) Lakipadada.

“Dari hasil penemuan dua korban tersebut, maka total korban jiwa atas bencana tanah longsor di Tana Toraja menjadi 20 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Selasa (16/4/2024) dilansir dari laman PMJNews.

Rinciannya, 16 korban ditemukan di Desa Manggau Kecamatan Makale dan empat korban lainnya sebelumnya sudah ditemukan di Desa Lembang Randan Baru di Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja.

Disampaikan Abdul Muhari mengatakan, atas penemuan seluruh korban tersebut, maka operasi pencarian dan pertolongan pun dihentikan. Kendati demikian, tim gabungan masih akan tetap bersiaga apabila terdapat laporan warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Ditambahkan Abdul Muhari, upaya pencarian dan pertolongan para korban tersebut sedikit terkendala karena faktor cuaca. Selain berkabut, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih sering terjadi sehingga tim gabungan harus menghentikan operasi pencarian dan pertolongan untuk beberapa saat demi alasan keamanan. she 

You Might Also Like

Yayasan Nurul Burhan Arrabbani Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Trimoyo Demak
Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Capai 10.843
IM3 Ajak Masyarakat Kota Semarang Rayakan Kembali Serunya Silaturahmi dengan Freedom Internet di bulan Ramadan
Hidroponik, Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Terbatas
Perlu Dibangun Jalur Evakuasi Gunung Semeru
TAGGED:Bencana Tanah Longsor di Toraja
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?