By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Teknologi Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Mitigasi Banjir di Sumbar
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Teknologi Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Mitigasi Banjir di Sumbar

Last updated: 28 Mei 2024 06:20 06:20
Jatengdaily.com
Published: 28 Mei 2024 06:20
Share
Alar berat membersihkan puing dampak banjir lahar hujan di Nagari Bukit Batabuah, Kabupten Agam, Sumbar. Foto: bnpb
SHARE

SUMBAR (Jatengdaily.com)- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengandalkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk memitigasi banjir, hujan, dan longsor di wilayah Sumatra Barat (Sumbar).

BNPB mengkhawatirkan, hujan lebat di wilayah Sumbar yang potensi menyebabkan bencana longsor dan banjir bandang.

“Operasi TMC dilaksanakan berdasarkan pertimbangan prakiraan cuaca wilayah Sumatra Barat. Yang masih berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran pers, Senin (27/5/24).

Kapus Abdul mengungkapkan pihaknya sampai menyiagakan satu unit pesawat caravan PK-SNN sebagai kendaraan operasional TMC. Kapal itu standby di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumbar.

“Pada Sabtu, 25 Mei 2024, operasi TMC hanya dapat dilaksanakan sebanyak satu sortie penerbangan. Hal ini dikarenakan terdapat pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat Sumbar,” ujar Kapus Abdul.

Tekanan rendah di Samudera Hindia itu menyebabkan kondisi keawanan di Sumbar cenderung belum berpotensi untuk disemai. Untuk mengantisipasi terjadinya hujan intensitas sedang, penyemaian akan terus dilakukan. she 

You Might Also Like

Kades Grobogan yang Dangdutan Diperiksa Polisi, Ganjar : Harus Diproses
Untag Kukuhkan Dr Gita Sugiyarti sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen
Labuan Bajo Dikembangkan sebagai Destinasi Super Prioritas
Masjid Pemkab Tegal Masih Laksanakan Shalat Jumat dengan Protokol Kesehatan
Sebanyak 44 Desa di Delapan Kecataman di Demak Terendam Banjir
TAGGED:Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Mitigasi Banjir di Sumbar
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?