DEMAK (Jatengdaily.com) – Charlie Hospital Semarang resmi menerima Surat Ijin Operasional dari DinPMPTSP Kabupaten Demak, Sabtu (21/09/2024).
Bersamaan diterimanya ijin operasional tersebut, H Junianto ST MM, Direktur Utama rumah sakit yang beralamat di Jalan Raya Buyaran Karangtengah itu pun menyerahkan CSR senilai Rp 50 juta untuk BPJS Kesehatan 100 warga kurang mampu di Kabupaten Demak kepada Bupati dr Hj Eisti’anah SE.
Di hadapan tamu undangan, Junianto yang kelahiran Demak itu mengungkapkan, ihwal sejarah dibangunnya rumah sakit senilai Rp 198 miliar yang didedikasikan untuk almarhum bapaknya, Pak Karli. Yang pernah terserang stroke di saat ekonomi sedang jatuh, dan diperlakukan beda saat terpaksa harus dirawat di RSUD Kariadi.
“Seperti pesan bapak saya sebelum meninggal, agar ketika kami berlebih rejeki, bisa membangun rumah sakit yang ‘nguwongke’ semua orang yang datang berobat tanpa melihat tingkat ekonominya. Alhamdulillah pesan almarhum bapak sudah kami wujudkan. Satu di Kecamatan Boja, Kendal, dan satu lagi di Demak ini,” urainya.
Maka itu lah, meski dibangun dengan spek luas dan mewah, Charlie Hospital sangat terbuka untuk warga kurang mampu. Bahkan jika staf rumah sakit diketahui bersikap kurang pantas, dipersilahkan melapor kepadanya.
Sebagai bentuk birrul walidain pula, Junianto mengabadikan nama bapaknya pada dua rumah sakit yang telah dibangunnya itu. “Karena niat saya bangun rumah sakit untuk didedikasikan pada almarhum bapak, maka sejak awal rumah sakit saya namakan seperti dengan almarhum bapak. Tapi supaya kelihatan keren, rumah sakit saya beri nama Charlie Hospital,” tuturnya.
Mengenai alasan lokasi rumah sakit tipe C seluas 17.600 meter persegi itu di wilayah Buyaran Karangtengah, disebutkan karena Pak Karli asli warga Desa Pulosari Kecamatan Karangtengah. “Gedung megah tujuh lantai ini hanya berjarak sekitar 300 meter dari makam almarhum bapak kami,” ujarnya.
Mengenai resmi beroperasinya Charlie Hospital Semarang di Demak, Bupati Eisti’anah menyambut positif. Tentunya halnitu bukan menjadi saingan rumah sakit lainnya, namun justru menjadi semangat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Demak.
“Sungguh kisah berdirinya Charlie Hospital Semarang sangat menginspirasi. Semoga mampu menjadi pemantik masyarakat Kabupaten Demak semakin sangat membangun daerah. Yang terpenting, jangan pernah malu menjadi orang Demak. Namun bangga lah dan berlomba memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Demak secara berkelanjutan,” tandas bupati.
Turut hadir mendampingi Bupati Eisti’anah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dr H Ali Maimun MKes, dan Kepala DinPMPTSP Umar Surya Suksmana MKom. Selain juga Direktur RSUD Sunan Kalijaga dr Nugraha Aris Kusuma MKes, Direktur RSUD Sultan Fatah dr Ribekan MKes, pimpinan RSI NU, RS Fatimah Sulhan, dan RS Pelita Anugerah. Serta para kepala puskesmas se-Kabupaten Demak. rie-st


