Tertib Kearsipan Pondasi Kuat Pemerintahan

2 Min Read
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah SE saat memberikan pengarahan pentingnya mengelola kearsipan sebagai bentuk keikutsertaan membangun pemerintahan yang kuat. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com) – Di era digitalisasi, tantangan dalam pengelolaan kearsipan semakin kompleks. Bahkan kearsipan bukan hanya sekadar tugas rutin, tetapi merupakan fondasi yang kuat bagi transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pada Rakor Pengawasan Kearsipan Internal Bagi Perangkat Daerah se-Kabupaten Demak 2024 gelaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menyampaikan, pengawasan kearsipan yang baik adalah langkah kritis untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen pemerintah tersimpan dengan baik. Selain itu juga mudah diakses, dan tetap terjaga keotentikannya.

Lebih lanjut disampaikan, keberhasilan suatu pemerintahan tidak hanya terletak pada keputusan yang diambil saat ini. Tetapi juga pada kemampuan menyimpan, mengelola, dan mempertahankan data dan informasi dengan baik.

“Maka pengelolaan arsip penting, karena arsip menyajikan data-data pendukung bagi perencanaan dan penentuan kebijakan selanjutnya. Oleh sebab itu seluruh Kepala Perangkat Daerah saya minta untuk selalu memonitoring kearsipan di instansi masing-masing,” kata bupati, Selasa (06/02/2024).

Selain itu pengelolaan kearsipan harus selalu diawasi. Serta dinilai dan dipastikan agar sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku.

Hadir mendampingi bupati, Wabup KH Ali Makhsun, Asisten l Sekda HM Agus Nugroho LP, Asisten lll Sekda Demak H Amir Mahmud SSos MT dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak Agung Hidayanto. Serta narasumber Arsiparis Ahli Madya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jateng Lilis Ina Rismawati.

Bupati berharap tahun 2024 Kabupaten Demak masuk 10 besar terbaik Kabupaten/Kota Tertib Arsip di Jawa Tengah. Sehubungan itu, selesai rakor para peserta diinstruksikan segera menindaklanjuti di masing-masing OPD.

“Karena tertib administrasi bukan lagi sekadar kewajiban dan rutinitas, namun bentuk komitmen keikutsertaan membangun pondasi pemerintahan yang kuat,” tandas bupati. rie-St

 

 

Share This Article
Exit mobile version