BANJARMASIN (Jatengdaily.com)- Tim bridge Siwo PWI Jawa Tengah berhasil meraih medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024 yang berlangsung di Gedung Kwarda Pramuka, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (22/8/2024).
Dalam partai final, tim bridge Siwo PWI Jateng harus mengakui keunggulan tim bridge Siwo PWI Jawa Barat.Pertandingan final yang berlangsung ketat ini menunjukkan kualitas permainan tinggi dari kedua tim. Meski telah berjuang keras, tim Jateng harus puas dengan posisi kedua setelah dikalahkan oleh tim Jabar yang tampil lebih dominan di babak akhir.Dengan perolehan medali perak ini, tim bridge Siwo PWI Jateng memberikan kontribusi besar bagi kontingen Jawa Tengah di Porwanas 2024.
Tim Bridge Siwo PWI Jawa Tengah terdiri atas pasangan Saptono JS – Imam Nuryanto dan Bakti Yudatama – Moh Fahmi Insetyonoto.
Saptono, Koordinator Tim Bridge Siwo PWI Jateng, menyatakan rasa puasnya atas performa tim yang solid dan kompak sepanjang pertandingan. “Tim kami bermain sangat baik, dengan koordinasi yang luar biasa solid. Kami siap menghadapi tantangan berikutnya di semifinal,” ujarnya.
Adapun Manajer Tim Bridge Siwo PWI Jateng, Linggarjati, juga menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian tim. Dia bahkan telah memberikan bonus sebesar tiga juta rupiah kepada para pemain sebagai bentuk apresiasi karena mereka telah memastikan diri meraih medali.
“Ini adalah pencapaian yang membanggakan. Tim telah bekerja keras, dan bonus ini adalah apresiasi kecil atas usaha mereka. Kami berharap bisa terus melaju dan membawa pulang piala,” kata Linggarjati.
“Faktor percaya diri dan kekompakan tim menjadi kekuatan dahsyat tim bisa melaju ke semifinal”, ujar Kusumo Hararyo yang menangani tim Jateng sejak tiga bulan terakhir ini.
Pernyataan ini disampaikan dengan perasaan bangga atas keberhasilan Saptono dan kawan-kawan. Mengingat tim hanya berkekuatan empat personil tanpa pengganti, sehingga faktor kekompakan menjadi hal yang sangat diperlukan dalam sebuah tim di samping kepercayaan diri.
Masalah tehnis, Kusumo menyatakan tim sudah memiliki bekal cukup untuk sebuah event sekelas Porwanas kali ini. Hanya yang selalu ditekankan kepada seluruh pemain adalah tidak melakukan dobel penalti dengan sembarangan, khususnya ketika lawan bermain truf.
“Harus diingat, dobel penalti hanya dilakukan bila diyakini kontrak bisa down. Apabila kurang yakin, sebaiknya jangan lakukan dobel”, pesannya kepada anggota tim sebelum keberangkatan.
Sementara manager tim bridge Siwo PWI Jateng, Linggarjati menyatakan bangga dengan keberhasilan meraih medali perak di Porwanas 2024 di Banjarmasin. Sebagai bentuk apresiasi maka anggota tim Bridge Siwo PWI Jateng dan pelatih akan diajak liburan ke Bali. she
0



