By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tim PkM FE USM Beri Pelatihan dan Pendampingan ke Pelaku UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Tim PkM FE USM Beri Pelatihan dan Pendampingan ke Pelaku UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang

Last updated: 29 April 2024 05:30 05:30
Jatengdaily.com
Published: 28 April 2024 09:25
Share
Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM FE USM) melakukan optimalisasi digitalisasi manajemen cash flow melalui program kerja pelatihan serta pendampingan kepada pelaku UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang di Sekretariat UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang pada 26 April 2024.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM FE USM) melakukan optimalisasi digitalisasi manajemen cash flow melalui program kerja pelatihan serta pendampingan kepada pelaku UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang di Sekretariat UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang pada 26 April 2024.

Kegiatan diikuti 23 pelaku UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang.Tim PkM FE USM terdiri atas Ketua Drs Aprih Santoso MM, anggota Dr Ardiani Ika S SE MM Akt CA CPA dan Saifudin SE MSi. Tim dibantu dua mahasiswa program studi S1 Akuntansi USM.

Menurut Aprih, pelaku UMKM dituntut untuk bisa tetap eksis dan survive dalam menghadapi dinamika bisnis yang mengglobal. Namun, dalam pergerakan bisnis, ada beberapa kendala yang dihadapi pelaku UMKM, di antaranya ketidakmampuan memisahkan keuangan pribadi dan keuangan untuk usaha.

”Hal ini muncul, karena tidak adanya kedisiplinan dalam mencatat dan memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan untuk usaha,sehingga muncullah permasalahan dalam menghitung pendapatan usaha,” katanya.

Dia mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan penguatan pengetahuan digitalisasi manajemen cash flow kepada para pelaku UMKM Klaster Bandeng Kota Semarang. Sehingga, ke depan, mereka mampu bertindak secara responsif dan adaptif terhadap pendapatan yang diterima.

Selain itu juga mampu mencatat serta memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan untuk usaha dengan support penuh dari aplikasi digital. Hal ini serta merta memperkuat manajemen cash flow secara lebih optimal.

”Artinya, dengan bantuan aplikasi financial digital, maka pengelolaan keuangan perlu dicatat dalam buku kas harian sederhana, buku biaya, buku pencatatan barang dan beberapa pembukuan pendukung lainnya, sehingga dengan tertib mencatat pembukuan usaha, maka tata kelola keuangan bisa berjalan dengan rapi dan tertib,” tandasnya. St

You Might Also Like

Tim PkM USM Beri Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana
Doktor Baru Teknik Sipil Unissula Temukan Pendeteksi Kegagalan Bangunan
Untag Semarang Tambah Guru Besar Baru, Usai Dr Setyowati Terima SK Profesor
Prodi PWK USM Jalin Kerja Sama dengan Lima Perusahaan Konsultan Perencana di Jawa Tengah
Ayat-ayat Nyeri dalam Thariqah Seluler: Simfoni Penyembuhan Semesta Parakrin
TAGGED:Beri Pelatihan dan Pendampinganke Pelaku UMKM Klaster Bandeng Kota SemarangTim PKM FE USM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?