By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tim PkM USM Beri Pelatihan Pengelolaan Database Firebase Menggunakan Sensor DHT11 dan NodeMCU
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tim PkM USM Beri Pelatihan Pengelolaan Database Firebase Menggunakan Sensor DHT11 dan NodeMCU

Last updated: 16 Mei 2024 09:57 09:57
Jatengdaily.com
Published: 16 Mei 2024 09:57
Share
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FTIK USM memberikan Pelatihan tentang Pengelolaan Database Firebase dengan menggunakan sensor DHT11 dan NodeMCU (IoT) bagi guru dan siswa yang tergabung dalam komunitas IoT di Ruang Lab Komputer SMK Walisonggo Semarang, Rabu 15 Mei 2023.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FTIK USM memberikan Pelatihan tentang Pengelolaan Database Firebase dengan menggunakan sensor DHT11 dan NodeMCU (IoT) bagi guru dan siswa yang tergabung dalam komunitas IoT di Ruang Lab Komputer SMK Walisonggo Semarang, Rabu 15 Mei 2023.

Kegiatan yang diikuti guru serta siswa komunitas IoT SMK Walisongo tersebut dibiayai Universitas Semarang melalui LPPM.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua, Surono, S.Kom.,M.Kom, anggota Dr. April Firman Daru S.Kom., M.Kom serta Whisnumurti Adhiwibowo, S.T., M.Kom.

Menurut Surono, pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang bertema IoT. Kegiatan ini juga tindak lanjut dari kerja sama SMK Walisongo dengan FTIK USM.

”Pelatihan ini sangat diperlukan agar guru jurusan TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi) serta siswa komunitas IoT SMK Walisongo mendapatkan tambahan ilmu serta kompetensi di dalam IoT,” ujarnya.

Dia menambahkan, metode pelatihan yang digunakan berupa ceramah, diskusi dan tanya jawab. Selain itu evaluasi kegiatan menggunakan kusioner berupa pree test dan pos test.

”Pree test bertujuan untuk mengetehui pengetahuan materi gambaran awal peserta sebelum diberikan pelatihan,” ungkapnya.

Sedangkan Post test bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan pengetahuan peserta setelah diberikan pelatihan pelatihan.

”Pada forum diskusi dan tanya jawab para peserta pelatihan sangat antusias tanya jawab yang terkait dengan materi yang disampaikan,” ungkapnya.St

You Might Also Like

Gantikan Sumy Hastry, Agustinus MHT Resmi Jabat Kabiddokkes Polda Jateng
Festifal Anak Blora 2025 Meriahkan HAN
Ini Lima Daerah Terdampak Luapan Sungai Bengawan Solo
Belum Berwawasan Lingkungan, Regulasi Pengelolaan Sampah Perlu Ditata Kembali
Tiket Indonesia vs Argentina Bisa Mulai Dibeli 5 Juni 2023, Harganya Rp600 Ribu sampai Rp4.250.000
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?