in ,

YPP 17 Semarang Lestarikan Tradisi Halal Bihalal sebagai Momentum Kebersamaan

Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus 1945 (YPP 17) Semarang sebagai momen untuk merajut kebersamaan, menggelar halal bi halal yang diselenggarakan di gedung Grha Kebangsaan kampus Untag Semarang, pada tanggal 17 April 2024. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Hari raya idul fitri di Indonesia selalu disertai dengan silaturahmi. Tradisi silaturahmi dan halal bihalal di masyarakat dilakukan untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan.

Dengan saling memaafkan, diharapkan dapat mengubah hubungan sesama manusia akan menjadi lebih baik, sehingga terbebas dari dosa.

Tradisi halal bihalal tersebut juga diterapkan oleh Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus 1945 (YPP 17) Semarang sebagai momen untuk merajut kebersamaan, yang diselenggarakan di gedung Grha Kebangsaan kampus Untag Semarang, pada tanggal 17 April 2024.

Dalam sambutannya, Rektor UntagProf. Dr. Drs. Suparno, MSi yang juga mewakili lembaga AKKES 17 dan SMK 17 Semarang telah menyambut dengan suka cita kepada para tamu undangan yang hadir pada acara itu, karena dihadiri lebih dari 500 orang, yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan para Guru Besar, serta para alumni. Menurutnya, kehadirannya ini sebuah bentuk penghormatan kepada lembaga dan sivitas akademikanya.

Ketua Pembina YPP 17 Semarang Prof. Dr. Sarsintorini Putra, SH. MH mengatakan bahwa yayasan selalu mengadakan halal bihalal usai hari raya idul fitri setiap tahunnya, yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara bergantian oleh lembaga dibawah naungannya, dan kali ini Fakultas Hukum yang mendapatkan jatah untuk menyelenggarakan halal bihalal ini.

Menurutnya,  dengan melestarikan tradisi halal bihalal diantara anggota pembina, pengurus, dan pengawas serta seluruh lembaga yang ada dalam naungannya, diharapkan hubungan yang sudah terjalin harmonis ini akan tetap terjaga dan akan lebih meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan YPP 17 Semarang.

Acara halal bihalal kali ini telah mengambil tema “Satukan Tangan, Satukan Hati, Saling Memaafkan, Bergotong Royong, Bersama Keluarga Besar YPP 17 Semarang.”

Menurut Ketua Pengurus yayasan, Dr. Ir. Djatmiko Waloejono, MT bahwa tema gotong-royong merupakan ini merupakan ciri khas YPP 17 Semarang. Dengan demikian diharapkan dapat terwujud rasa kebersamaan antara yayasan dan lembaga dalam naungannya.

Halal Bihalal kali ini bertujuan untuk membangkitkan semangat para civitas akademik untuk lebih mengoptimalkan lagi layanan pendidikan sekaligus memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Tuhan YME, tambahnya.

Untuk memaknai tema halal bihalal yang lebih mendalam, maka acara yang dikomandani oleh Dr. Hadi Karyono, SH. MHum dari Fakultas Hukum Untag ini mengundang Ustadz KH. Khairil Imam, S.Ag. dari Kota Semarang.

Di samping itu, untuk memeriahkan acara, juga disuguhkan  beberapa hiburan salah satunya adalah pertunjukan drama religi bertopik “Rukun Tetangga” terkait dengan tema halal kali ini, yang diperagakan oleh UKM Teater Pitoelas yang berkolaborasi bersama dosen dan karyawan.

Selain itu UKM UKKI (Unit Kegiatan Kerohanian Islam) juga turut memeriahkan agenda wajib tahunan tersebut dengan lantunan lagu islami diiringi musik rebana, serta persembahan tarian Tor-Tor yang dibawakan oleh perwakilan mahasiswa dari program Kemendikbud Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Terakhir, dilangsungkan undian doorprize menarik bagi seluruh tamu undangan yang hadir. St

Written by Jatengdaily.com

Kuartal Pertama 2024, Telkom Catat Laba Bersih Operasi Rp6,3 Triliun 

Percepat Penanganan Banjir dan Penataan Kawasan Permukiman, Pemkot Semarang Optimalkan Sistem Terintegrasi