DEMAK (Jatengdaily.com)– Sebanyak 5.300 anak yatim dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Demak menerima santunan dalam rangka Lebaran Anak Yatim 10 Muharam 1447 H. Kegiatan ini digelar di Pendapa Satya Bhakti Praja, Selasa (22/07/2025), oleh Pemkab Demak bekerja sama dengan Baznas.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 800 juta, bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para ASN di lingkungan Pemkab dan Kemenag Demak.
Ketua Baznas Demak, H. Bambang Susetyarto, menyebutkan bahwa program ini merupakan agenda tahunan sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak yatim dan kaum duafa.
“Jumlah penerima tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Semoga membawa keberkahan bagi para muzaki dan manfaat bagi para penerima,” ujarnya.
Bantuan diberikan secara bertahap berdasarkan jenjang. Untuk TK, SD, dan MI negeri, masing-masing lembaga menyalurkan kepada lima anak dengan nilai Rp 150 ribu per anak. SMP dan MTs negeri masing-masing 10 anak dengan nilai Rp 200 ribu. Sedangkan jenjang MAN juga mendapat jatah, karena berada di bawah Kementerian Agama yang turut menghimpun ZIS melalui Baznas.
Sementara itu, siswa SMA dan SMK negeri tidak termasuk penerima karena berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah dalam sambutannya mengapresiasi Baznas yang dinilai cepat dan tanggap dalam menyalurkan bantuan sosial.
“Baznas telah menjadi mitra penting pemerintah dalam membantu masyarakat, termasuk di bidang pendidikan dan kesejahteraan tenaga non-ASN,” kata Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati KH Muhammad Badruddin, Sekda H. Akhmad Sugiharto, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Haris Wahyudi Ridwan. rie-she


