By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Banjir Landa Ratusan Rumah Akibat Tanggul Sungai Tuntang Jebol di Desa Karangrejo Demak
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir Landa Ratusan Rumah Akibat Tanggul Sungai Tuntang Jebol di Desa Karangrejo Demak

Last updated: 18 Mei 2025 19:54 19:54
Jatengdaily.com
Published: 18 Mei 2025 19:54
Share
Lokasi tanggul jebol Sungai Tuntang di dukuh Pidodo Desa Karangrejo Kecamatan Bonang. Foto : Dok Camat Bonang
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Jebolnya tanggul Sungai Tuntang yang terletak di Dukuh Pidodo, Desa Karangrejo, Kecamatan Bonang mengakibatkan banjir merendam ratusan rumah warga, Minggu (18/05/2025). Warga pun mendesak pihak terkait segera turun tangan untuk memperbaiki tanggul yang jebol pada pukul 09.00 itu.

Titik jebol berada di perbatasan antara Desa Kembangan dan Dukuh Pidodo. Melalui celah yang jebol selebar sekitar 10 meter, air sungai mengalir deras ke lahan pertanian dan permukiman warga. 

Selain itu, kondisi tanggul di sekitarnya juga dilaporkan dalam kondisi kritis. Bahkan sebagian mulai limpas dan mengalir ke rumah-rumah warga.

Ketinggian banjir yang menggenang bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Namun demikian sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing dan belum mengungsi ke tempat aman.

Salah seorang warga, Mundzakir, menyebut bahwa tanggul jebol karena tidak mampu menahan volume air kiriman dari hulu yang meningkat secara tiba-tiba. 

“Kami tidak sempat melakukan langkah pencegahan karena air naik secara cepat dalam waktu singkat,” ucapnya 

Sementara itu, Camat Bonang Sigit Raharjo menjelaskan, Dukuh Pidodo merupakan wilayah yang mengalami dampak paling serius akibat kejadian ini. Meskipun kondisi cukup parah, belum ada warga yang mengungsi. Mereka masih bertahan di lokasi, sambil memantau perkembangan situasi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) Kabupaten Demak, H Amir Mahmud menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera menangani kerusakan tanggul tersebut.

Warga berharap penanganan bisa dilakukan secepatnya untuk mencegah banjir makin meluas dan membahayakan keselamatan warga serta kerusakan lebih lanjut. rie-she

You Might Also Like

Mobil Terbakar di Depan Polsek Bawen, Tidak Ada Korban Jiwa
Tekan Angka Kemiskinan, Gerindra Jateng Inginkan Pemprov Fokus Garap RTLH
Dies Natalis Ke-39 USM, Dosen Ziarah ke Makam Pendiri dan Pimpinan Fakultas Hukum
Dibangun Tahun 1413, Masjid Sekayu Ternyata Dulu Tempat Pengumpulan Kayu
Hadapi Cuaca Ekstrem, BNPB Dorong Daerah untuk Siaga
TAGGED:Desa Karangrejo DemakSungai Tuntang Jebol
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?