
DEMAK (Jatengdaily.com)- Sebanyak 80 anak dengan kondisi stunting menerima bantuan susu dan makanan tambahan dari Dinsos P2PA Kabupaten Demak, Rabu (21/10/2025). Penyerahan bantuan langsung oleh Bupati dr Hj Eisti’anah SE, didampingi Plt Kepala Dinsos P2PA Kabupaten Demak H Agus Herawan SIP MM.
Bersamaan kegiatan tersebut, diserahkan pula sejumlah bantuan bagi penyandang disabelitas. Di samping pula bantuan operasional untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan.
Bupati Eisti’anah menyampaikan, stunting menjadi bagian program prioritas di masa kepemimpinannya karena berhubungan erat dengan masa depan bangsa. Maka itu selain melibatkan semua OPD di lingkungan pemda dalam intervensi penanganannya, bupati juga mengajak masyarakat untuk turut serta peduli.
“Bentuk kepedulian masyarakat bisa dilakukan dengan cara melapor ke pemda, termasuk Dinsos P2PA jika menemukan ada tetangga, saudara atau tetangga yang terindikasi stunting atau kondisi disabelitas lainnya yang belum dapat bantuan,” kata bupati.
Dengan mengatasi stunting secara keroyokan, termasuk pemberian PMT oleh TP PKK desa melalui posyandu, diharapkan anak-anak bisa tumbuh berkembang menjadi sehat dan cerdas. Yang notabene merupakan investasi jangka panjang masa depan bangsa.
“Kabar baiknya, walau menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 ada kenaikan angka stunting, namun Kabupaten Demak tetap yang terindah di Jawa Tengah. Bahkan masih di bawah angka nasional,” ungkap Bupati Eisti’anah.
Di sisi lain, Agus Herawan menambahkan, selain bersumber APBD Kabupaten Demak, pemberian bantuan untuk pemberdayaan warga disabelitas juga berkat dukungan dari UPT Kemensos RI Margo Laras Pati. Sebagaimana disampaikan Syam Fathurrachmanda dari Margo Laras, sebanyak 113 orang disabelitas terfasilitasi berbagai macam bantuan senilai Rp 285 juta. rie-she


