By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Cuantainment Membuka Peluang Finansial bagi Anak Muda di Era Digital 
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cuantainment Membuka Peluang Finansial bagi Anak Muda di Era Digital 

Jatengdaily.com
Published: 31 Maret 2025 18:59
Share
Para anak muda bagikan 100 makanan dan 100 minuman gratis di Lapangan Pancasila, Salatiga. Foto: dok
SHARE

SALATIGA (Jatengdaily.com)- Ekonomi Indonesia sedang tak baik-baik saja.

Inflasi menggerus daya beli, lapangan kerja masih kurang, dan sebagian anak muda gelisah memikirkan masa depan. Belum lagi banyak sistem yang lebih mengandalkan koneksi orang dalam, ketimbang kemampuan, prestasi, dan kualifikasi individu.

Profesi trader, yang sebenarnya bisa jadi jalan keluar, celakanya saat ini ada cap buruk mulai penipuan, judi online, hingga pencucian uang.

Kemudian para trader yang berhimpun di Cuantainment, mencoba membuktikan bahwa trading bukan momok, melainkan peluang. Cuantainment kemudian membuka edukasi gratis serta aksi nyata.

CEO Cuantainment, Josh Hartwich, mengumpulkan anak muda dengan program membagi 100 makanan dan 100 minuman gratis di Lapangan Pancasila, Salatiga.

“Di sela-sela acara, kami akhirnya ngobrol dan berdiskusi tentang peluang di era digital. Banyak yang tak paham kalau mindset dan afirmasi itu fondasi penting sebelum uang datang menghampiri kita,” katanya, Senin (31/3/2025).

Ia lalu mengutip filsuf ekonomi John Stuart Mill yang menyebut bahwa kekayaan adalah hasil dari pikiran yang terbuka dan tangan yang bekerja.

Josh paham betul kegelisahan anak muda saat ini. Di Indonesia, meritokrasi (sistem yang melihat kemampuan, prestasi, dan kualifikasi individu) sering tak jalan.

“Ekonomi lagi terpuruk, tapi ini juga momentum. Era digital membuka pintu. Semua orang bisa cari uang dari rumah, pakai handphone atau laptop,” katanya.

Trading, menurutnya, adalah salah satu jalan keluar. Bukan gambling atau tipu-tipu, tapi keahlian yang bisa dipelajari dan dikuasai.

“Tapi ini bukan soal kerja keras semata. Ada kerja cerdas dan kemampuan menangkap momentum,” katanya.

Cuantainment hadir bukan semata berbekal motivasi kosong, tapi bimbingan konkret secara gratis.

Dari nol, mereka ajarkan dasar-dasar trading sampai strategi yang masuk akal, khususnya buat anak muda yang pengin mandiri. she

You Might Also Like

Didukung Semen Gresik, Omzet Penjualan Hampers Lebaran RB Rembang Capai Setengah Miliar
Hari Ini Mendag Zulkifli Hasan Lakukan Kunjungan ke Semarang dan Salatiga
Kuatkan Internasionalisasi, Fakultas Hukum Unissula akan Gelar Seminar Undang 13 Pakar dari Lima Benua
Dukung Pengembangan KSPN Borobudur, Dibangun Gerbang Klangon
Hari Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi
TAGGED:Anak Muda di Era DigitalCuantainmentMembuka Peluang Finansial
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?