By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Demak Jadi Titik Awal Kebangkitan Fudokan Pelajar Jateng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Demak Jadi Titik Awal Kebangkitan Fudokan Pelajar Jateng

Last updated: 24 November 2025 06:59 06:59
Jatengdaily.com
Published: 23 November 2025 16:46
Share
Para juara berfoto bersama Ketua dan Pengurus INAFF Kabupaten Demak pada penutupan Kejurprov INAFF Pelajar Jawa Tengah 2025. Foto: sari jati
SHARE

­

Para juara berfoto bersama Ketua dan Pengurus INAFF Kabupaten Demak pada penutupan Kejurprov INAFF Pelajar Jawa Tengah 2025. Foto: sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Dunia olahraga bela diri di Kabupaten Demak mulai menunjukkan geliat positif. Hal ini terlihat dari digelarnya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pelajar Indonesian Fudokan Federation (INAFF) Jawa Tengah 2025 di GOR Sunan Kalijaga, Minggu (23/11/2025). Event perdana ini diikuti atlet dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Ketua INAFF Kabupaten Demak, HS Fahrudin Bisri Slamet, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini merupakan momentum penting bagi Demak untuk memperkenalkan olahraga beladiri tersebut sebagai sarana pembinaan generasi muda yang berprestasi sekaligus berkarakter.

“Kami ingin anak-anak muda memiliki mental kuat, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Fudokan bukan sekadar olahraga, tapi juga membentuk karakter,” ujarnya.

Menurutnya, ajang ini menjadi langkah awal yang diyakini dapat membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi penerus yang lebih tangguh. Ia berharap lewat kompetisi dan pembinaan berjenjang, lahir atlet-atlet yang mampu bersaing hingga level nasional dan internasional.

“Demak punya potensi besar. Atlet kami ada yang sudah meraih emas di kejuaraan di Cheko. Prestasi itu harus dijaga dan dikembangkan,” tambahnya.

Untuk itu, INAFF Kabupaten Demak berencana memperkuat jaringan pembinaan mulai dari sekolah hingga organisasi perangkat daerah. Dinas pendidikan dan dinpora akan turut diajak bersinergi dalam mencetak bibit unggul dari berbagai wilayah di Demak.

Fahrudin juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat bertanding secara sportif. “Yang sudah menang, jangan berpuas diri. Terus berlatih dan jaga sikap disiplin. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Gagal hari ini adalah sukses yang tertunda,” pesannya.

Ditetapkan sebagai Juara Umum I adalah Kontingen Kabupaten Demak dengan perolehan 17 emas, 13 perak dan sembilan perunggu. Juara Umum II Kontingen dari Kota Semarang dengan perolehan enam emas, 10 lerak dan tiga perunggu. Serta Juara Umum III adalah Kontingen Kabupaten Kudus, dengan perolehan empat medali emas, tiga perak dan lima perunggu.

“Semoga kejuaraan ini menjadi pijakan awal bagi Demak untuk tampil lebih menonjol di kancah olahraga Fudokan Jawa Tengah bahkan Indonesia,” pungkasnya optimis. rie-she

You Might Also Like

Arus Mudik dan Balik di Jateng Lancar
SIG Pasok 98 Ribu Ton Semen untuk Tol Serang–Panimbang, Dorong Akselerasi Ekonomi Banten Selatan
Supersoccer Euro Futsal Championship 2023, 12 Tim Terbaik di Regional Qualification Semarang Siap Perebutkan Tiket ke Grand Final
127 UMKM Semarang Terima Zakat Produktif, Ketua Lazisma Sebut Tak Boleh Konsumtif
Pemkot Miliki Peran Usaha Cegah Pembegalan
TAGGED:Fudokan Pelajar
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?