By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Evakuasi Warga Kecamatan Tabaru Jadi Prioritas Satgas PB Erupsi Gunung Ibu
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Evakuasi Warga Kecamatan Tabaru Jadi Prioritas Satgas PB Erupsi Gunung Ibu

Last updated: 20 Januari 2025 16:42 16:42
Jatengdaily.com
Published: 20 Januari 2025 16:42
Share
Tim Satgas PB Erupsi Gunung Ibu melakukan evakuasi warga Desa Sangaji Nyeku ke lokasi pengungsian. Foto: dok. Satgas PB Erupsi Gunung Ibu
SHARE

MALUKU (Jatengdaily.com)- Evakuasi Warga Kecamatan Tabaru, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku, menjadi prioritas tim Satgas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) Erupsi Gunung Ibu. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengkosongkan radius sektoral 6 km arah utara bukaan kawah Gunung Ibu.

“Enam desa di wilayah Kecamatan Tabaru tersebut adalah Desa Sangaji Nyeku, Soasangaji, Tuguis, Togoreba Sungi, Borona, dan Todoke. Berdasarkan data kependudukan desa setempat, sebanyak 2.959 Jiwa/ 838 KK yang harus melakukan evakuasi sementara,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keteranganya, Senin (20/1/2025) dilansir dari laman Infopublik.

Terdapat penambahan jumlah pengungsi sebanyak 85 warga menempati sejumlah titik pengungsian, pada Jumat (17/1/2025).

Pos Komando Tanggap Darurat yang berpusat di Jailolo mencatat jumlah warga yang telah dievakuasi per Jumat sebanyak 226 jiwa. Warga menempati dua titik pengungsian dengan rincian 208 jiwa mengungsi di Gereja Desa Tongute dan 18 jiwa mengungsi di Balai Desa Tongute.

Satgas PB Erupsi Gunung Ibu menargetkan seluruh warga terdampak di Kecamatan Tabaru selesai di evakuasi pada Minggu (19/1/2025).

Teknis evakuasi warga akan dibantu oleh personil TNI Polri dan pemerintah daerah setempat.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat mengimbau 10 lokasi sekolah yang berada di wilayah rawan bencana untuk meliburkan siswanya sementara waktu.

Selanjutnya, Dinas Pendidikan akan mengorganisir kegiatan belajar mengajar di lokasi yang lebih aman.

Berdasarkan catatan Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Ibu, hingga 17 Januari 2025 Gunung Ibu telah mengalami sebanyak 968 kali gempa Letusan, 73 kali gempa Guguran, 2.024 gempa Hembusan, 222 kali gempa Harmonik, 21 kali gempa Tornillo, 8.418 kali gempa Vulkanik Dangkal, 404 kali gempa Vulkanik Dalam, 66 kali gempa Tektonik Lokal, dan 293 kali gempa Tektonik Jauh, dan 1 kali Gempa Terasa.

Pengamatan visual PGA Ibu pada 18 Januari 2025 pukul 6.00 WIT menunjukkan gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-200 m di atas puncak kawah. Teramati 28 kali letusan dengan tinggi 300-700 m dan warna asap putih dan kelabu. she 

You Might Also Like

Yusril Pastikan Indonesia Tak Pernah Lakukan Perundingan dengan Israel
Gerakan Cinta Zakat ASN Pemprov Jateng Tiap Tahun Capai Rp 55 Miliar
Presiden Mengantar Kepergian Try Sutrisno ke Peristirahatan Terakhir
Banyak Peluang di Pijar Mahir, dari Skill Up hingga Nonton Gratis Konser Metaverse
Lanud Sam Ratulangi Ajak Generasi Muda Sadar Lingkungan
TAGGED:Erupsi Gunung Ibuevakuasi warga
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?