Loading ...

Gandeng Toga dan Tomas, Bupati Eisti’anah Jaga Generasi Stroberi dari Pengaruh Pergaulan Negatif

fkuu kecamatan gajah demak

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Camat Gajah Haryoto berfoto bersama peserta harmonisasi hubungan toga dan Tomas dalam FKUU di Kecamatan Gajah dengan sasaran generasi muda calon pemimpin bangsa. Foto: sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)- Agar dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, generasi muda saat ini yang viral disebut generasi stroberi harus benar-benar siap lahir maupun mental. Menjadi tanggungjawab bersama menyiapkan mereka, agar tak tercemar pengaruh buruk akibat pergaulan yang salah.

Meski masyur sebagai Kota Wali yang religius, namun akhir-akhir ini kaum muda di Kabupaten Demak tak luput menjadi sasaran peredaran narkoba. Yang lebih memprihatinkan lagi, penyakit mematikan yang hingga kini belum diketahui obatnya, HIV/Aids juga terdeteksi mulai menjamah kelompok usia sekolah.

Kondisi meresahkan itu kemudian ditangkap pemerintah daerah sebagai hal yang harus segera mendapatkan perhatian serius. Sehingga Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE sebagai kepala daerah menggandeng banyak kalangan untuk menanggulanginya. Termasuk di dalamnya tokoh agama (toga), tokoh masyarakat.(tomas), bahkan Organisasi kepemudaan.

Pada acara Harmonisasi Hubungan Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat Forum Komunikasi Ulama Umara di Kecamatan Gajah, Bupati Eisti’anah mengungkapkan, generasi stroberi atau gen z jaman sekarang banyak yang berfikir pendek dengan mengakhiri hidup. Atau hal negatif lainnya sebagai pelarian.

“Padahal dengan pembekalan ajaran agama yang cukup, ilmu yang manfaat, juga pembimbingan psikologi, pengaruh negatif bisa ditangkal. Sebab para muda-mudi saat ini adalah calon ulama dan umara atau pemimpin bangsa di masa depan,” kata bupati, Selasa (08/07/2025).

Maka itu sekaligus demi mendukung program Presiden Prabowo, yakni menjadikan bonus demografi pada 2045 sebagai modal dengan menyiapkan generasi emas, Pemkab Demak melalui kegiatan FKUU maupun kegiatan massa lainnya giat mengkampanyekan gerakan anti-narkoba. Di samping stop pergaulan bebas, dengan sama-sama mengawasi kegiatan para pemuda-pemudi di sekitarnya.

“Terimakasih kepada Camat Gajah yang telah berinisiatif mendatangkan psikolog pada kegiatan FKUU, untuk memberikan pembekalan teman-teman karang taruna agar bisa terhindari dari pergaulan yang salah,” kata bupati.

Tak lupa diingatkan kepada segenap peserta harmonisasi, agar memanfaatkan kesempatan yang diperoleh dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Untuk selanjutnya ditularkan pada teman sebaya mereka di lingkungan masing-masing.

“Jangan lupa berdoa, memohon panjang umur, hidup bahagia dunia akhirat, sehingga bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” imbuh Bupati Eisti’anah.

Sebagai agen of change, mereka juga diingatkan agar selalu berbuat sebaik-baiknya. Melanjutkan estafet kepemimpinan dengan pengabdian yang diawali dengan niat baik. Sehingga bermuara pada terciptanya kondusifitas wilayah. rie-she