By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Gerakan Santri Menulis Dukung Kemampuan Literasi Pelajar
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Gerakan Santri Menulis Dukung Kemampuan Literasi Pelajar

Last updated: 24 Maret 2025 12:01 12:01
Jatengdaily.com
Published: 24 Maret 2025 12:01
Share
Dirut Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Islam Sultan Agung (RSI-SA) Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, turut hadir dalam kegiatan Pelatihan Gerakan Santri Menulis yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Jawa Tengah, pada hari Jumat, 21 Maret 2025.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh seperti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, Wakil Walikota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T, Ketua Yayasan Masjid Baiturrahman, KH. Dr. Ahmad Darodji, M.Si, dan Ketua PCNU Kota Semarang, Dr. KH. Anasom, M.Hum.

Para peserta Pelatihan Gerakan Santri Menulis yang terlibat terdiri dari siswa SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 dan 2, SMP H. Isriati Baiturrahman, dan SMK Islamic Centre Baiturrahman.

Dalam sambutannya, Prof. Abdul Mu’ti mengaku kegiatan menulis menjadi bagian dalam hidupnya. Dari kegiatan menulis dirinya mengaku mendapatkan kredit intelektual. “Dimana kita bisa menyumbangkan pemikiran kita untuk bisa dikaji dan dibaca oleh masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Prof. Abdul Mu’ti kemudian menyampaikan perbedaan antara tradisi lisan dan tradisi tulisan, tradisi lisan memiliki keterbatasan audience dan keterbatasan waktu. “Tapi begitu kita menulis di media nasional, itu pembacanya bisa sampai jutaan orang,” ungkapnya.

Di hadapan para santri, Mendikdasmen tersebut memberikan apresiasi untuk kegiatan gerakan santri menulis untuk membangun tradisi kemampuan menulis, meningkatkan kemampuan literasi.

“Sebagai bagian dari kita membangun generasi emas Indonesia 2045,” kata Prof. Abdul Mu’ti. dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B dalam paparannya menyampaikan motivasi kepada para santri, bahwa sejak SD dirinya sudah diajari menulis oleh kedua orang tuanya yang seorang guru. Sejak saat itu, dr. Uji mengaku sering ikut lomba menulis.
“Ini tadi masyaallah di SD HJ. Isriati Baiturrahman 1 punya majalah luar biasa,” ungkapnya.

dr. Uji kemudian berpesan kepada para santri bahwa dengan menulis kita bisa mendapatkan berbagai macam hadiah dan kebanggan. “Bisa membuat buku untuk dijual, membuat buku bisa memberikan ilmu pengetahuan. Saya mengajak para santri untuk terus menulis dan menyebarkan ilmu melalui karya tulis, karena menurutnya menulis adalah jejak kebaikan yang bisa menjadi amal jariyah bagi umat,” jelasnya. she

 

You Might Also Like

Calon Haji Kabupaten Semarang Tertua Berusia 95 Tahun
Tukang Parkir ‘Nyambi’ Maling Motor di Objek Wisata Guci Dibekuk Polisi
Toko Bunga Kampung Pelangi Semarang Semarakkan Keindahan dengan Sentuhan Kreatif
Telkom Raih Gold Winner di Ajang The International ARC Awards
Ganjar di Mata Mahfud MD; Pemimpin Merakyat dan Berani
TAGGED:Gerakan Santri MenulisMasjid Raya BaiturrahmanRSI Sultan Agung
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?