By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Gubernur Dorong Industri Jasa Keuangan Gerakkan Ekonomi Desa
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gubernur Dorong Industri Jasa Keuangan Gerakkan Ekonomi Desa

Last updated: 17 September 2025 14:11 14:11
Jatengdaily.com
Published: 17 September 2025 14:00
Share
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Foto: prov jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk ikut menggerakkan perekonomian berbasis desa. Caranya dengan memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok usaha masyarakat, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan UMKM yang di Jawa Tengah hampir 4,2 juta,” kata Luthfi usai menghadiri acara evaluasi kinerja Industri Jasa Keuangan (IJK) Jawa Tengah Semester I di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa, 16 September 2025.

Dengan upaya itu, lanjut dia, maka bisa membantu menumbuhkan perekonomian dari desa hingga kota.

Selain UMKM, perkonomian di desa-desa juga digerakkan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Hingga kini sudah 8.520 Koperasi Merah Putih di provinsi ini yang sudah berbadan hukum.
Saat ini sudah ada koperasi desa yang memiliki tujuh gerai lengkap, tetapi ada juga yang masih beberapa gerai saja.

Dalam menggerakkan ekonomi basis desa, Luthfi juga menggandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk ikut memantau kondisi yang ada.

Dibeberkan Luthfi, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan II 2025 sebesar 5,28%, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Pertumbuhan yang bagus tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

Maka evaluasi kinerja IJK Semester I 2025 ini, diharapkan dapat menjadi panduan dalam rangka menumbuhkembangkan perekonomian di Jawa Tengah.

“Ini penting. Evaluasi hari ini nantinya akan membantu dalam pengembangan ekonomi di tempat kita,” katanya.

Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sophia Wattimena mengatakan, evaluasi kinerja IJK ini dinilai penting, karena untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan pemerintah daerah.

Ia mendorong agar industri jasa keuangan itu bisa mendukung program-program prioritas pemerintah. “Harapnya adalah pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo menambahkan, OJK dan seluruh industri jasa keuangan akan mendukung penuh visi misi Pemerintah Jawa Tengah untuk pembangunan ekonomi berbasis desa.

“OJK akan support penuh program Gubernur tentang pembangunan ekonomi berbasis desa,” katanya. she

You Might Also Like

Pembunuh Tetangga Gara-gara Berebut Air Irigasi Terancam Dihukum 7 Tahun
Dorong Transformasi Digital Lewat Layanan Terpadu, IOH, Asianet, dan MNC Play Lakukan Akuisisi Strategis
Pangdam Pimpin Tabur Bunga di Atas Kapal Menjangan
Ekonom Sebut Redenominasi Rupiah Harus Dirancang Tepat dan Menyeluruh
Kapolres Demak Sebut Kenaikan Pangkat Harus Sejalan dengan Meningkatnya Kualitas Pengabdian
TAGGED:Ahmad luthfiGubernur Jawa TengahJasa Keuangan Gerakkan Ekonomi Desa
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?