By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Idulfitri Momentum Menumbuhkan Budaya Berbagi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Idulfitri Momentum Menumbuhkan Budaya Berbagi

Last updated: 30 Maret 2025 11:32 11:32
Jatengdaily.com
Published: 30 Maret 2025 05:00
Share
Foto: Pixabay.com
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafii menegaskan pentingnya menjaga tradisi berbagi di momen Idulfitri, yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak lama.

“Budaya kita adalah saling memberi, terlebih di Hari Idulfitri. Sejak dulu, kita diajarkan untuk peduli,” ujar Wamenag Romo Syafii dilansir dari laman Infopublik.

Sebagai contoh, ia mengungkapkan bahwa setiap Lebaran, dirinya menyiapkan uang khusus untuk diberikan kepada cucu, anak-anak di sekitar rumah, serta tetangga yang membutuhkan. Menurutnya, ini bukan sekadar kepedulian, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter sejak dini.

Meskipun memberi adalah tindakan mulia, meminta, apalagi dengan cara memaksa, bukanlah budaya yang baik.

“Meminta, apalagi dengan memaksa, itu jelas bukan budaya kita. Agama tidak mengajarkan hal itu. Karenanya, tidak seharusnya dilakukan. Kita tolak itu,” tegasnya.

Puasa yang dijalankan selama Ramadan juga mengajarkan umat Islam untuk lebih peduli dan melahirkan pribadi yang dermawan.

“Agama mengajarkan untuk memberi, bukan meminta. Tangan di atas jauh lebih baik dari tangan di bawah,” lanjutnya.

Tradisi memberi saat Lebaran telah diturunkan dari generasi ke generasi, baik dalam bentuk uang, makanan, pakaian, atau bantuan lainnya.

Dengan semangat berbagi yang tulus dan menghindari praktik meminta secara paksa, diharapkan suasana Idulfitri tetap penuh kebahagiaan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. she 

You Might Also Like

Napi Reaktif Covid-19, Dua Terdakwa Kasus ‘Ikan Asin’ Rey Utami & Pablo Benua Dipindahkan
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022, Tunggal Putri akan Bermain Habis-habisan
Jelang Hadapi Ekuador, Tim U-17 Diminta Tampil Lepas
PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci
Guru PAI Dituntut Kuasai Konsep 4C
TAGGED:Idulfitri Momentum Menumbuhkan Budaya Berbagi
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?