By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur Kuatkan Kerukunan Umat Buddha
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur Kuatkan Kerukunan Umat Buddha

Jatengdaily.com
Published: 7 Juli 2025 06:03
Share
Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur. Foto: prov jateng
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com)- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menghadiri pada puncak kegiatan keagamaan Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mahapuja 2569 tahun 2025, di kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu, 6 Juli 2025.

Setidaknya 2.000 an umat Buddha dari berbagai penjuru Indonesia, hingga mancanegara seperti Thailand, dan Myanmar menghadiri kegiatan yang berlangsung pada 4-6 Juli 2025.

Taj Yasin mengatakan, ajaran luhur agama mengantarkan manusia menuju kedamaian dan kesejahteraan. Kegiatan spiritual umat Buddha yang dipusatkan di Candi Borobudur juga sekaligus untuk melestarikan dan merawat sejarah bangsa.

“Candi Borobudur yang sudah ada sejak abad ke-8, kita bersama-sama melestarikan dan merawatnya. Indonesia bagian dari nilai-nilai sejarah yang benar-benar harus kita angkat. Saya yakin kegiatan ibadah ini akan menambah kerukunan dan kekokohan bangsa,” ucapnya.

Lebih lanjut, sosok asal Kabupaten Rembang itu menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara terebut di Jateng. Sebab, kegiatan ini bukan hanya acara keagamaan, tapi juga berdampak pada perekonomian warga Magelang.

Kepala Sangha Theravada Indonesia, Sri Pannavaro Mahathera mengatakan, Candi Borobudur merupakan pusat budaya dunia yang menjadi lambang kejayaan spiritual nusantara. Oleh karenanya, perlu terus dirawat dengan berbagai kegiatam keagamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mewujudkan kedamaian dan keharmonisan semua elemen masyarakat.

“Ketika acara ini usai jangan biarkan dharma tertinggal di Borobudur, bawalah pulang sebagai cahaya di dalam hati, sebagai pedoman dalam bertindak, sebagai dasar relasi sosial, dan nafas pengabdian kita bagi negeri dan kemanusiaan,” ucapnya.

Sebagai informasi, rangkaian ITC 2025 diawali dengan acara pembukaan pada Jumat, 4 Juli 2025 dan dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci Tipitaka. Selain itu juga dilakukan pendalamam dhamma selama tiga hari yang dirangkai dengan Perjalanan Puja dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. she

You Might Also Like

10 Rumah Sakit di Jateng Siapkan Ruang Isolasi Antisipasi Tangani Corona
Polsek Brebes Amankan Miras yang Dijual Berkedok Jamu
Dua Pelaku Kasus ABK Dilarung Ditahan Polisi
Hadirkan Solusi Digital dari Hulu ke Hilir, Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Unissula Raih Predikat PTS Terbaik Nasional Tahun 2022
TAGGED:Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudurtaj yasin
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?