By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Industri Farmasi Didorong Kembangkan Obat Herbal
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Industri Farmasi Didorong Kembangkan Obat Herbal

Last updated: 15 Juni 2025 06:41 06:41
Jatengdaily.com
Published: 15 Juni 2025 07:00
Share
Ilustrasi. Foto: pixabay.com
SHARE

SALATIGA (Jatengdaily.com)– Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendorong kepada industri farmasi di wilayahnya untuk mengembangkan obat herbal. Tujuannya bukan semata untuk mengobati penyakit, tetapi untuk menjaga kesehatan masyarakat.

“Lebih baik kita menjaga agar masyarakat tetap sehat daripada menunggu sakit untuk diobati,” kata Sumarno saat menghadiri acara peresmian pabrik baru PT Erlangga Edi Laboratories (Erela) di Kota Salatiga pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Oleh karenanya, ia mendorong pengembangan produk-produk preventif, termasuk dari bahan herbal berbasis kearifan lokal Jawa Tengah.

Sumarno menyampaikan apresiasi atas pengembangan fasilitas produksi PT Erela, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, menekan harga produk, serta menjaga kualitas obat.

“Kami berharap dengan brand baru ini, produksi menjadi lebih efisien, harga lebih terjangkau, dan kualitas tetap terjaga,” ucapnya.

Menurut Sumarno, di pabrik baru ini juga diharapkan ada pengembangan riset herbal serta perlunya sertifikasi halal bagi produk-produk farmasi.

“Kami minta agar produk ini disampaikan dengan jelas proses sertifikasi halalnya. Ini sekaligus mendukung ekonomi syariah dan menambah kekuatan industri Jawa Tengah,” lanjutnya.

Sementara itu, President Director PT Erela, Lily Handojo, menyampaikan pabrik baru ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk memproduksi obat berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, serta siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Kami juga mulai fokus pada produk herbal, dan fasilitas baru ini akan mendorong produksi yang lebih inovatif dan efisien,” ujarnya.

Acara peresmian ini turut dihadiri Wali Kota Salatiga Robby Hernawan beserta Forkopimda setempat. she 

You Might Also Like

Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Kapolres: Pelaku Diduga Lebih Satu Orang
Pemudik Diminta Manfaatkan Rest Area untuk Perjalanan Yang Aman dan Nyaman
Pasca Ditangkap, Pembunuh Ayah Kandung di Kebumen Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara
USM Kerja Sama dengan Universitas Teknologi Mara Malaysia
Hingga Awal April BNPB Catat 835 Bencana Alam
TAGGED:Industri Farmasi Didorong Kembangkan Obat Herbal
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?