By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Jateng Targetkan Produksi Padi Capai 9 Juta Ton pada 2026
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jateng Targetkan Produksi Padi Capai 9 Juta Ton pada 2026

Jatengdaily.com
Published: 27 Mei 2025 06:08
Share
Ilustrasi. Foto: pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengajak bupati dan walikota di wilayahnya untuk menyukseskan kebijakan program swasembada pangan pada 2026. Salah satu upayanya adalah mewujudkan produksi padi sebanyak 9 juta ton pada tahun tersebut.

Hal itu disampaikan Luthfi saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin 26 Mei 2025.

Pada komoditas lain, Luthfi juga menarget produksi jagung pada 2026 mencapai 3,4 juta ton. Kemudian kedelai pada kisaran angka 78 ribu ton. Pihaknya juga memasang target peningkatan produksi pada bidang peternakan, baik daging, susu, dan telur. Begitupun juga dengan perikanan budidaya.

Oleh kerenanya, dia mengajak para bupati dan walikota bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi Jateng untuk menyamakan nafas. Sehingga Jateng tetap mampu meneguhkan provinsi sebagai lumbung pangan nasional.

Melalui final musrenbang tersebut, Luthfi menekankan kepada seluruh kepala daerah bahwa untuk menjadikan negara berdaulat, maka dimulai dari ketahanan pangannya.

Dikatakan dia, profil jatidiri ekonomi Jateng yakni pada sektor pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata. Untuk itu, dia meminta pemerintah daerah bisa menyelaraskan program provinsi dan nasional dalam satu tarikan nafas. Ditambah dengan penyesuaian kearifan lokal pada masing-masing daerah.

“Ini landasan pijakan kita dalam rangka melakukan kegiatan di seluruh wilayah,” ucap dia.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto menambahkan, pihaknya memberikan saran agar adanya keberlanjutan pembangunan dari periode sebelumnya.

Selain itu, penyesuaian tantangan baru termasuk perubahan iklim, krisis pangan, dan digitalisaai layanan. Ia juga mendorong pemerataan hasil pembangunan, agar tidak terajadi ketimpangan antar wilayah.

Untuk mencapai itu, Sumanto berharap Pemprov Jateng mampu melakukan percepatan pengentasan masyarakat dari kemiskinan, dan stunting. Kemudian, reformasi pendidikan dan kesehatan berbasis mutu, serta penguatan ketahanan pangan dan energi berbasis kearifan lokal. she

You Might Also Like

Paguyuban Petani Koro Pedang Dideklarasikan, Bibit Waluyo Berharap Jateng menjadi Percontohan
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Perusakan Fasilitas Umum di Semarang dalam Demo, 6 Orang di Bawah Umur
Jelang Hari Jadi ke-522 Kabupaten Demak, Bupati Eisti’anah dan Forkompimda Ziarah Makam Sultan Fatah dan Sunan Kalijaga
SIG Raih Penghargaan Kategori Best Right of Shareholders di Ajang 13th IICD Corporate Governance Award 2022
Ribuan Rokok Ilegal Ditemukan di Demak
TAGGED:Gubernur JatengProduksi Padi
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?