By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jejak Pertama Maba di Kampus Merah Putih, dari Rasa Canggung Menjadi Kebersamaan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Jejak Pertama Maba di Kampus Merah Putih, dari Rasa Canggung Menjadi Kebersamaan

Last updated: 11 September 2025 16:27 16:27
Jatengdaily.com
Published: 11 September 2025 16:26
Share
Senyum, tawa, hingga tepuk tangan bergema memenuhi area acara Pengenalan Program Studi dan Kemahasiswaan (Prodikem) yang berlangsung meriah selama dua hari.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Langit sore Semarang sempat menitikkan gerimis, seolah ingin menguji semangat para mahasiswa baru Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang tahun akademik 2025/2026. Namun, rintik hujan itu tak mampu memadamkan keceriaan.

Senyum, tawa, hingga tepuk tangan bergema memenuhi area acara Pengenalan Program Studi dan Kemahasiswaan (Prodikem) yang berlangsung meriah selama dua hari.

Sejak Selasa (9/9/25), wajah-wajah penuh harapan itu diajak menyelami dinamika dunia kampus yang kaya warna.

Satu per satu organisasi mahasiswa—mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), hingga organisasi eksternal—muncul memperkenalkan diri.

Mereka bukan sekadar memaparkan profil, tetapi juga menghadirkan gambaran nyata tentang “rumah kedua” tempat mahasiswa bisa mengasah diri, berjejaring, dan menumbuhkan potensi.

Di sela agenda, suasana makin cair dengan outbond dan aneka permainan. Sorakan semangat menggema di udara, menandai setiap tantangan yang harus ditaklukkan bersama.

Rasa canggung perlahan melebur, berganti tawa lepas dan ikatan persahabatan yang mulai terjalin. Gerimis yang turun justru menjadi bumbu, menambah hangatnya kebersamaan.

Puncak Prodikem menjadi malam yang tak terlupakan. Di hadapan mahasiswa baru, Rektor UNTAG Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparno, M.Si., memberikan sambutan penuh motivasi.

Dengan suara yang tenang namun berwibawa, beliau mengingatkan bahwa perjalanan panjang di bangku kuliah baru saja dimulai, dan semangat yang memancar dari wajah-wajah muda itu adalah modal berharga untuk menatap masa depan.

Tak lama setelahnya, dentuman musik konser membelah malam. Lampu panggung berkilauan, memantul di mata mahasiswa yang berjingkrak, bernyanyi, dan saling merangkul.

Dalam kebersamaan itu, tercipta momen yang akan menjadi kenangan pertama—sebuah tanda lahirnya keluarga baru di kampus merah.

Namun, cerita ini belum berakhir. UNTAG Semarang masih membuka pintu bagi mereka yang ingin bergabung.

Hingga akhir September 2025, pendaftaran mahasiswa baru untuk kelas karyawan dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) masih berlangsung.

Kesempatan tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin memulai kisah baru, menuliskan babak perjalanan hidupnya di dunia pendidikan tinggi bersama Untag Semarang.

You Might Also Like

PSHPD Untag Launching Aplikasi “Klinik Hukum Kesehatan Hippocrates”
Mahasiswa Unissula Terpilih Jadi Delegasi ASEAN WeeK 2025 dan Audiensi di KJRI Vietnam
Untag Semarang Kukuhkan Dua Guru Besar, Prof Dr Munawar Noor dan Prof Dr Suparjo
Pengurus APPBIPA Jateng Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, akan Perkuat Jejaring
USM dan Universitas Muhammadiyah Mataram Jalin Kerja Sama
TAGGED:Dari Rasa Canggungdi Kampus MerahJejak PertamaMenjadi Kebersamaan”
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?