By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jelang Idul Adha, Pembeli Diminta Cermati Kesehatan Hewan Kurban
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jelang Idul Adha, Pembeli Diminta Cermati Kesehatan Hewan Kurban

Last updated: 20 Mei 2025 06:24 06:24
Jatengdaily.com
Published: 20 Mei 2025 08:00
Share
Pemprov Jateng cek kesehatan hewan kurban. Foto: Humas Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memastikan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 1446, yang diperkirakan jatuh pada 6 Juni 2025. Hal itu dilakukan dengan menerjunkan petugas untuk mengecek ante mortem-post mortem hewan kurban.

Kepala Bidang Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng, Irna Kartikawati mengatakan, menjelang Idul Adha, pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait di kabupaten/kota, melakukan pemeriksaan fisik dan klinis hewan kurban pada lapak-lapak pinggir jalan.

Dia juga meminta masyarakat, tidak segan meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH, jika membeli dari peternak atau pedagang pinggir jalan.

“Di kandang peternak juga kita lakukan pemeriksaan fisik dan klinis. Apakah dari ciri fisiknya nampak sehat, gemuk, kurus atau ada penyakit, luka di kaki, mata kemerahan dan sebagainya. Selain itu, kita juga melakukan pengambilan feses, kita uji di laboratorium, terkait pengendalian penyakit cacing,” ujarnya, dilansir dari laman humas prov Jateng Selasa (20/5/2025).

Guna mengoptimalkan pengawasan, pemeriksaan terhadap lapak atau peternak yang menjual hewan kurban, juga dilakukan oleh dinas setempat di 35 kabupaten/kota.

Terkait kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat merebak, pihaknya memastikan kondisinya telah terkendali. Hal tersebut karena masifnya program vaksinasi yang dilakukan, juga kesadaran peternak dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan mereka.

Dikatakan Irna, Jateng memperoleh 200 ribu vaksin dari Kementerian Pertanian. “PMK sudah terkendali, ternak jateng sudah cenderung aman untuk Iduladha. Sisa kasus 434 ekor, itu sudah dalam pengobatan, sudah ditangani, dan tinggal menunggu untuk sembuh,” paparnya.

Terkait jumlah sediaan hewan kurban, Irna mengatakan cukup. Bahkan, banyak hewan kurban dari Jawa Tengah yang dipasok ke luar wilayah.

“Pertama kalau beli hewan, minta SKKH. Perhatikan kondisi hewan, kalau untuk kurban pastikan umur cukup, sudah powel tidak boleh cacat. Kemudian kalau ternak yang akan disembelih di masjid, perhatikan apakah ada tanda sakit. Kalau sudah disembelih, ada cacing hati di hati, yang sebarannya sampai 50 persen, sebaiknya dibuang,” pungkas Irna. she

You Might Also Like

Positif Covid-19 di Demak Capai 93 Orang
Lebaran, Pusat Perbelanjaam Beri Diskon Jor-Joran
Halal Bihalal IKA KAPAL Undip Bangun Link Bisnis dan Sinergitas
Hotel Kiyana dan LAZiS Jateng Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa
Berbagi Berkah Ramadan, SG Salurkan Rp 1,6 Miliar dan 15.500 Paket Bantuan
TAGGED:Jelang Idul AdhaPembeli Diminta Cermati Kesehatan Hewan Kurban
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?