By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kemenhub Pastikan Keamanan Penerbangan, Buntut Ancaman Bom di Pesawat Jemaah Haji Saudia SV 5276
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemenhub Pastikan Keamanan Penerbangan, Buntut Ancaman Bom di Pesawat Jemaah Haji Saudia SV 5276

Last updated: 18 Juni 2025 06:52 06:52
Jatengdaily.com
Published: 18 Juni 2025 07:00
Share
Ilustrasi pesawat terbang. Foto: yanuar
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah tanggap darurat menyusul adanya laporan ancaman bom yang ditujukan kepada pesawat Saudia Airlines SV 5276. Pesawat tersebut membawa 442 jemaah haji dari Jeddah, Arab Saudi, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Dilansir dari laman Infopublik, ancaman diterima oleh PT Angkasa Pura Indonesia dalam bentuk surat elektronik (email) pada pukul 07.30 WIB. Surat tersebut berisi pernyataan dari pihak yang tidak dikenal yang mengklaim akan meledakkan pesawat SV 5276 dalam penerbangan menuju Jakarta. Dalam pesawat tersebut tercatat 207 penumpang laki-laki dan 235 penumpang perempuan yang tergabung dalam kloter 12 Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bandara Soekarno-Hatta segera mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC), yaitu pusat komando darurat untuk penanggulangan ancaman keamanan. Anggota Komite Keamanan Bandara turut dikumpulkan untuk membahas langkah penanganan lebih lanjut, sesuai prosedur Airport Contingency Plan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, pada pukul 10.17 WIB, informasi dari AirNav Indonesia menyebut bahwa pilot pesawat memutuskan untuk mengalihkan pendaratan (divert) ke Bandara Internasional Kualanamu, Medan, demi mengutamakan keselamatan dan memungkinkan penanganan dini terhadap potensi ancaman tersebut.

Pendaratan Aman

Bandara Kualanamu pun segera mengaktifkan EOC dan berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandara Wilayah II. Tim dari Komite Keamanan Bandara Kualanamu disiagakan, bersama dengan unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Kepolisian yang telah dipanggil ke lokasi.

Tepat pada pukul 10.55 WIB, pesawat mendarat dengan aman dan diarahkan ke isolated parking position, lokasi khusus yang digunakan untuk mengelola pesawat dalam kondisi darurat. Penumpang kemudian dievakuasi secara tertib, sementara Tim Jihandak langsung melakukan prosedur penyisiran menyeluruh terhadap badan pesawat guna memastikan tidak ada bahan berbahaya.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Perhubungan Udara, Endah Purnamasari, dalam siaran resminya yang diterima InfoPublik, Selasa (17/6/2025), menyatakan bahwa seluruh langkah yang diambil telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Penanganan dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 140 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan Nasional dan Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor PR 22 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Penilaian Ancaman Keamanan Penerbangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ditjen Perhubungan Udara terus menjalin koordinasi erat dengan operator penerbangan, otoritas bandara, serta aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan tidak membahayakan aspek keselamatan penerbangan nasional.

“Kami memastikan bahwa seluruh prosedur penanganan telah dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk melindungi keselamatan jemaah haji dan seluruh pengguna jasa penerbangan. Hingga saat ini, kondisi di lapangan telah terkendali,” ujar Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Ditjen Perhubungan Udara mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan situasi akan terus diinformasikan melalui kanal resmi Kemenhub. she 

You Might Also Like

SBI Santuni Anak Yatim dan Bagikan 3.666 Paket Beras
Pilkada Serentak, Kapolda Pastikan Beri Rasa Aman
Pemerintah Restui Kegiatan Masyarakat Produktif di 102 Daerah
24 Sekolah Ikuti Festival Ketoprak Pelajar Perebutkan Piala Gubernur
Kisah dari Kampung untuk Kota Semarang, Antologi Cerita Pendek Lahirkan Harapan Baru Literasi Warga
TAGGED:Buntut Ancaman Bom di Pesawat Jemaah Haji Saudia SV 5276Kemenhub Pastikan Keamanan Penerbangan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?