By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ketersediaan Pangan di Jateng Aman hingga Juni 2026
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ketersediaan Pangan di Jateng Aman hingga Juni 2026

Last updated: 26 Desember 2025 11:01 11:01
Jatengdaily.com
Published: 26 Desember 2025 11:01
Share
Ilustrasi. Beras yang dijual di grosir. Foto: Siti KH
SHARE
SEMARANG (Jatengdaily.com) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Tengah memastikan bahwa ketersediaan pangan di wilayahnya aman  hingga Juni 2026.
Berdasarkan data dari Bulog, stok beras di Jawa Tengah mencapai 339.094 ton. Jumlah itu mencukupi hingga Juni 2026 mendatang. Sementara, realisasi pengadaan setara beras sepanjang 2025 tercatat sebesar 397.905 ton atau 100,3 persen dari target yang ditetapkan.
“Menghadapi Natal dan Tahun Baru serta akhir tahun, kami menyatakan stok beras pemerintah sangat memadai, sangat kuat. Masyarakat tidak perlu cemas atau panik karena ketersediaan sangat cukup dan harganya relatif stabil,” kata Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah–DIY, Sri Muniati disela audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Pihaknya telah menyiagakan gudang-gudang induk di seluruh Jawa Tengah, serta meminta mitra pengecer memastikan kesiapan stok di wilayah masing-masing. “Selain beras, kami juga memiliki stok minyak goreng, gula, dan komoditas lainnya. Selama libur panjang, gudang-gudang induk kami siagakan untuk melayani kebutuhan masyarakat,” katanya dilansir dari humas prov Jateng., Jumat (26/12/2025).
Sri Muniati mengakui penyerapan hasil panen tidak dapat dilakukan Bulog sendiri, namun membutuhkan dukungan lintas sektor.
“Kami berharap koordinasi antara Bulog, dinas-dinas di Provinsi Jawa Tengah, serta dukungan aparat seperti TNI dan Polri bisa memperkuat penyerapan, sehingga produksi dan panen di Jawa Tengah dapat diserap secara maksimal oleh Jawa Tengah sendiri,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan regulasi berupa Peraturan Gubernur untuk memperkuat kapasitas internal daerah. “Ini bukan dengan cara melarang pengiriman keluar Jawa Tengah, tetapi dengan memperkuat kapasitas di dalam Jawa Tengah sendiri,” kata Dyah.
Ia menjelaskan, penguatan dilakukan tidak hanya melalui Bulog, tetapi juga dengan melibatkan BUMD provinsi, BUMD kabupaten, serta penggilingan-penggilingan kecil.
“Kami merencanakan program subsidi bunga pinjaman bagi penggilingan kecil agar mereka memiliki modal yang lebih kuat. Program ini kami siapkan untuk 2026,” ujarnya.
Selain meningkatkan serapan, pemerintah daerah juga menyiapkan jalur distribusi agar hasil panen yang diserap dapat dimanfaatkan kembali di dalam daerah.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menandaskan, Perum Bulog perlu memperkuat serapan hasil panen petani lokal agar stabilitas pangan di wilayahnya terjaga.
Ia menekankan kecukupan stok harus dibarengi dengan kebijakan yang berpihak pada petani, terutama dalam momentum panen. “Kami tidak ingin saat petani panen, intervensi dari provinsi lain masuk ke wilayah kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbatasan gudang dan sarana penyimpanan semestinya dapat diantisipasi melalui komunikasi dan koordinasi yang lebih baik. “Kalau kurang gudang bisa dikomunikasikan, supaya tidak lari ke mana-mana,” kata dia. she 

You Might Also Like

Apa Itu G20, Mengapa Dibentuk dan Apa Manfaatnya untuk Indonesia?
Demokrasi Harus Bisa Dirasakan Masyarakat
Semarakkan HUT ke-77 RI, Karyawan Trans Semarang Kenakan Kostum Perjuangan
Dikemas Dalam Pupuk, Polisi-Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu
Dukung Upaya Pemerintah Lindungi Naker, Charlie Hospital Tandatangani Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan
TAGGED:Ketersediaan Pangan di Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?