By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Komisi D DPRD Jateng Desak Percepatan Perbaikan Tanggul Jebol di Demak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Komisi D DPRD Jateng Desak Percepatan Perbaikan Tanggul Jebol di Demak

Last updated: 24 Mei 2025 06:08 06:08
Jatengdaily.com
Published: 24 Mei 2025 06:08
Share
Ketua Komisi D, Ida Nur Sa’adah. Foto: dok/rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Kekhawatiran warga Bonang soal banjir yang terus menghantui mendapat perhatian serius dari Komisi D DPRD Jawa Tengah.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Ida Nur Sa’adah, turun ke lokasi tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Kembangan dan Karangrejo, Kecamatan Bonang, Demak.

Ida bersama anggota dewan lainnya, Nurul Furqon dan Siswanto, menyusuri lokasi terdampak sembari menyaksikan langsung proses penambalan tanggul. Alat berat tampak bekerja di titik jebol Desa Kembangan yang ditargetkan selesai hari itu juga.

“Kami pastikan penanganan ini ngebut, karena warga sudah terlalu lama waswas. Setelah Kembangan rampung, alat berat segera digeser ke Dukuh Pidodo, Desa Karangrejo,” ujar Ida, Kamis sore (22/5/2025).

Politisi PKB itu menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, mulai dari BBWS, Pemkab, hingga Pemprov. Menurutnya, banjir bukan hanya soal genangan air, tapi dampaknya bisa menyengsarakan kehidupan warga dari segala aspek.

Ida juga menyinggung soal normalisasi Sungai Tuntang yang menurutnya harus segera direalisasikan dari hulu hingga hilir. Dengan panjang mencapai 140 kilometer, sungai ini butuh penanganan menyeluruh agar tidak lagi memicu bencana serupa di kemudian hari.

“Normalisasi ini kunci utama. Selama sedimentasi tinggi dan sungai tak dinormalisasi, banjir akan terus terulang,” tegasnya.

Sementara itu, dari pihak Pemkab Demak, Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinputaru, Naning Prihatiningrum, mengatakan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelesaian tanggul jebol di Kembangan. Setelah selesai, penanganan akan dilanjutkan ke titik kritis lain, yaitu Dusun Pidodo di Karangrejo.

“Hari ini kami konsentrasi di Kembangan. Kalau selesai, alat berat langsung kita geser ke Pidodo. Akses ke sana memang cukup sulit, jadi ini harus bertahap,” jelas Naning.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab telah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk membantu normalisasi Sungai Tuntang, terutama di bagian yang belum tertangani oleh BBWS.

“Sesuai arahan Ibu Bupati Demak, kami akan segera berkoordinasi. Karena masih ada sekitar dua kilometer sungai yang belum tersentuh normalisasi, dan itu akan kami tangani,” tuturnya. rie-she

 

You Might Also Like

Menag Sebut Toleransi Jangan Terbatas pada Simbolik Perayaan
Ditresnarkoba Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan 13,82 Kg Sabu dan 10.300 Butir Ekstasi
Gus Umar Temui Gus Yahya, PBNU Netral di Pilkada
Vaksinasi Massal di Solo Paragon Mall, Sediakan Kuota 400 Dosis per Hari
Faktor Cuaca Pemicu Banjir Cilacap Meluas
TAGGED:komisi D DPRD Jatengperbaikan tanggul jebol demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?