UNGARAN (Jatengdaily.com)— Sinergi antara dunia akademik dan praktisi industri ritel kembali diperkuat melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar 2025 oleh Program Studi D4 Bisnis Manajemen Retail, Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora Universitas Ngudi Waluyo (UNW). Mengusung tema “Strategi Manajemen Teknologi dalam Membangun Start Up Bisnis Usaha Retail Modern”, kegiatan ini menjadi forum strategis pertukaran pengetahuan antara kampus dan pelaku usaha.
Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora Universitas Ngudi Waluyo, Budiati, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan industri. Kuliah pakar ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membekali mahasiswa dengan wawasan praktis terkait pengelolaan bisnis ritel modern berbasis teknologi.
Materi yang disampaikan para narasumber mencakup strategi pemasaran digital, inovasi produk kreatif, pemanfaatan platform teknologi dalam operasional ritel, serta penguatan keberlanjutan usaha.
Adhitya Rama, S.M menekankan pentingnya pemanfaatan data dan teknologi digital dalam membangun branding start up ritel yang kompetitif, sementara Danu Hernanto, S.Sn berbagi pengalaman mengembangkan usaha kreatif melalui optimalisasi pemasaran digital.Dari narasumber internal, Dr. Pipit Sundari, S.E., M.M menyoroti pentingnya integrasi manajemen ritel modern dengan nilai-nilai budaya dan keberlanjutan usaha.
Menurutnya, teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat efisiensi, tetapi juga sebagai medium inovasi yang mampu memperkuat identitas dan daya saing usaha lokal.
Kuliah pakar yang berlangsung secara interaktif, baru-baru ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi, serta praktisi. Melalui diskusi dan studi kasus, peserta diajak memahami secara langsung dinamika pengelolaan start up ritel di tengah perubahan teknologi yang cepat.
Sebelum dimulainya kuliah pakar diawali dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding), MoA (Memorandum of Agreement) dan IA (Implementation Agreement/Arrangement) antara pihak Universitas Ngudi Waluyo dengan para nara sumber yang merupakan praktisi usaha retail. Kolaborasi ini dirancang khusus untuk menyiapkan mahasiswa D4 Bisnis Manajemen Retail UNW agar kelak siap bersaing dan unggul dalam tiga peran utama sesuai dengan profil lulusan yang telah ditetapkan: sebagai Wirausahawan Retail yang inovatif, Manager Retail yang profesional, dan Konsultan Bisnis yang andal.
Melalui kerja sama yang terjalin, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, namun juga akses langsung ke ekosistem digital bisnis riil. Kuliah pakar yang menghadirkan praktisi startup digital merupakan salah satu implementasi pertama dari perjanjian ini.
Para mahasiswa diberikan wawasan tentang model bisnis digital, strategi pemasaran online, logistik e-commerce, hingga cara membangun dan mengembangkan startup dalam sektor ritel. Universitas Ngudi Waluyo berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan industri, sekaligus menyiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi bagi pengembangan ekonomi daerah. she
0



